Senin, 08 Jun 2026 16:38 WIB

Ketika PDIP Surabaya Menyambut Hari Raya Imlek

Suasana pusat berbelanjaan Tunjungan Plaza Surabaya saat menyambut Hari Raya Imlek
Suasana pusat berbelanjaan Tunjungan Plaza Surabaya saat menyambut Hari Raya Imlek

jatimnow.com - PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya berharap Tahun Baru Imlek 2571 pada Sabtu, 25 Januari 2020, menjadi momentum untuk memperkuat semangat keindonesiaan dalam balutan kebhinnekaan yang kental.

"Selamat Tahun Baru Imlek. Gong xi fat cai. Semoga kesehatan, umur panjang dan kemakmuran selalu menyertai perjalanan kita di Tahun Tikus Logam ini dan pada masa-masa mendatang," ungkap Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono, Jumat (24/1/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Menurut Adi, PDIP Surabaya turut menyemarakkan Tahun Baru Imlek tahun ini dengan memasang ucapan selamat melalui berbagai media, mulai baliho hingga media sosial.

"Seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya dan semua kader serta simpatisan juga kami ajak untuk memberi ucapan selamat tahun baru Imlek kepada masyarakat Tionghoa yang merayakannya," jelas Adi yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya ini.

Adi melanjutkan, kader PDIP Surabaya bisa ikut membantu masyarakat Tionghoa dalam menyiapkan perayaan Imlek.

"Bisa ikut gotong royong membantu menyiapkan lampu-lampu lampion, menyemarakkan pertunjukan barongsai, membikin kue keranjang, pohon Mei Hua, hiasan gantung dan berbagai pernak-pernik Imlek lainnya," ujar Adi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Gotong royong para kader PDIP itu, menurut Adi, merupakan salah satu wujud nyata komitmen partai berlambang banteng tersebut untuk membangun jembatan persaudaraan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa melihat latar belakang agama, etnis maupun suku.

"PDI Perjuangan didesain menjadi rumah kebangsaan yang ramah bagi semua," tambahnya.

Dia menjelaskan, Presiden Sukarno sejak awal telah membangun Indonesia sebagai rumah bersama tanpa melihat latar belakang SARA. Di era Bung Karno, pada tahun ajaran 1946/1947, tiga hari besar masyarakat Tionghoa, termasuk Imlek, dijadikan hari libur resmi. Namun, pada era orde baru, seluruh ekspresi kebudayaan masyarakat Tionghoa dilarang.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Kemudian pada 17 Januari 2000, Gus Dur mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2000 yang mencabut Inpres No 14/1967 yang dibuat Soeharto tentang agama, kepercayaan dan adat istiadat China. Sehingga masyarakat Tionghoa kembali dapat merayakan Imlek di ruang publik.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai presiden ke-5 RI kemudian menyempurnakan keputusan Gus Dur dengan menetapkan Imlek sebagai hari libur nasional pada 2003.

"Pesan Bu Mega, mari jadikan Indonesia sebagai taman sari kehidupan kebangsaan yang indah. Maka mari bangun jembatan persaudaraan dengan semuanya," tandas Adi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.