Senin, 08 Jun 2026 11:08 WIB

Landmark Gajah Mungkur di Gresik Diprotes Ahli Waris

Landmark Replika Rumah Gajah Mungkur di Perlimaan Sukorame Gresik
Landmark Replika Rumah Gajah Mungkur di Perlimaan Sukorame Gresik

jatimnow.com - Pembangunan landmark baru berbentuk replika Rumah Gajah Mungkur yang terletak di Perlimaan Petro, Sukorame, Gresik, memantik pro dan kontra masyarakat, terutama dalam hal perencanaan.

Salah satu pihak yang merasa paling dirugikan adalah ahli waris Rumah Gajah Mungkur, sebuah bangunan kuno era kolonial yang dibangun pada tahun 1896 yang terletak di Jalan Nyai Ageng Arem-Arem No. 38, Kemuteran, Pekelingan, Gresik.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Kami merasa dilangkahi karena sejauh ini pihak yang berwenang belum meminta izin kepada kami selaku ahli waris," terang salah satu ahli waris Rumah Gajah Mungkur, Akhmad Choiri, Jumat (17/1/2020).

Choiri menjelaskan bahwa bangunan Rumah Gajah Mungkur tersebut adalah milik pribadi keluarganya. Etikanya, lanjut Choiri, jika ada pihak lain yang menggunakan nama maupun bentuknya, seharusnya meminta izin terlebih dulu kepada pemiliknya.

Akhmad Choiri ahli waris Rumah Gajah Mungkur berpose di patung gajah mungkur yang asliAkhmad Choiri ahli waris Rumah Gajah Mungkur berpose di patung gajah mungkur yang asli

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Kalau seperti itu, Pemkab (Gresik) saya ibaratkan orang yang tidak dikenal kemudian masuk ke rumah kami tanpa izin. Itukan sama saja dengan merusak tatanan," keluh pria yang berprofesi sebagai pedagang batik ini.

Choiri juga mengungkapkan jika memang selama ini Pemkab Gresik ingin menjadikan Rumah Gajah Mungkur sebagai salah satu ikon Gresik. Pihaknya pun tidak keberatan asalkan dalam perencanaannya dibicarakan dengan baik.

Baca Juga: Bupati Gresik Minta Penyedia Jasa Jaga Intregitas, Bebas Korupsi dan Gratifikasi

"Aneh saja, ikut merawat saja tidak kok ikut mengakui. Sebenarnya kami ini tidak sulit. Tapi jangan dibuat sulit. Sekarang kami tunggu saja itikat baik dari pemkab untuk menyelesaikan permasalahan ini," harap Choiri.

Sekedar diketahui, pembangunan landmark Rumah Gajah Mungkur ini dibangun Pemkab Gresik menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) dari PT. Petrokimia Gresik senilai Rp 1 miliar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.