Selasa, 28 Jul 2026 03:27 WIB

Cara Mencegah Penyakit akibat Banjir

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Jan 2020 11:10 WIB
Ilustrasi/Foto: Istimewa
Ilustrasi/Foto: Istimewa

jatimnow.com - Musim hujan selalu identik dengan banjir dan genangan air, apalagi di Kota Metroloplitan. Tidak hanya merusak harta benda, seperti rumah dan kendaraan, banjir juga bisa menimbulkan meningkatnya risiko berbagai penyakit.

Sebab, banjir menjadi kondisi terbaik bagi bakteri dan virus untuk berkembang biak dan menularkan penyakitnya. Saat banjir terjadi, hewan pembawa penyakit seperti tikus hingga nyamuk, semakin banyak dan aktif.

Baca Juga: Pegadaian Besuki Bantu Perbaikan SDN 1 Kalianget Usai Diterjang Banjir

Berikut beberapa penyakit yang berpotensi bermunculan pascabanjir:

1. Leptospirosis
Penyakit ini umum juga disebut dengan istilah kencing tikus. Leptospirosis disebabkan oleh air banjir yang bercampur dengan air seni tikus yang bercampur dengan genangan air.

Gejala awal yaitu tubuh menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam, nyeri otot, hilang nafsu makan, mata merah, mual-muntah dan timbul ruam pada kulit setelah beberapa lama muncul gejala spesifik seperti nyeri di daerah betis terutama jika betis ditekan.

Baca Juga: Anomali Cuaca! Masuk Musim Kemarau, Surabaya Malah Dikepung Banjir

Leptospirosis ini merupakan penyakit berbahaya dan dapat merusak organ dalam, jangan sampai terlambat untuk diobati.

2. Diare dan demam tifoid (tipes)
Kedua penyakit ini disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri. Kondisi kebersihan yang minim terutama kebersihan air minum juga berkontribusi terhadap berkembangnya diare dan demam tifoid

Baca Juga: HCML dan PMI Gelar Donor Darah, 71 Kantong Darah Terkumpul

3. Demam berdarah dengue (DBD)
Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini sangat mudah mewabah saat musim penghujan. Ketika banyak genangan air, nyamuk berkembang biak dengan sangat gencar. Negara kita telah beberapa kali mendapatkan kejadian luar biasa Demam Berdarah Dengue. Gejala utamanya yaitu demam tinggi dan malaise (nafsu makan berkurang, badan lemas)

Beberapa cara untuk mencegah penyakit saat banjir di antaranya:
- Menjauhkan dari aktivitas bermain di dalam air banjir.
- Tidak merendam kaki dalam air banjir secara langsung.
- Gunakan sarung tangan dan sepatu bot saat harus beraktivitas di tengah air banjir.
- Gunakan masker saat membersihkan rumah dari sisa banjir.
- Hindari luka terbuka yang berpotensi jadi akses masuknya kuman.
- Konsumsi makanan dan minuman yang higienis.
- Selalu mencuci tangan dengan sabun antiseptik sebelum dan sesudah makan.
- Siapkan persediaan obat-obatan sederhana seperti penurun panas, obat lambung, obat diare, serta vitamin penjaga imun tubuh.
- Jika keluhan berlanjut, segera hubungi dokter.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.