Senin, 27 Jul 2026 00:54 WIB

Komisioner KPU Datangi KPK Konfirmasi Soal OTT

Ilustrasi Penyidik KPK
Ilustrasi Penyidik KPK

jatimnow.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman bersama Komisioner KPU lainnya mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengonfirmasi langsung operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan ke salah satu komisioner KPU.

Arief berangkat sekitar pukul 19.05 bersama Pramono Ubaid Tanthowi, Hasyim Asyari dan Ilham Saputra.

Baca Juga: Giliran Pj Sekda Tulungagung yang Diperiksa KPK di Surabaya

"Menyikapi berita yang berkembang sejak dari sore sampai malam ini. Kami kebetulan berempat yang ada di kantor (KPU) berembuk dan memutuskan supaya tidak terjadi kesimpangsiuran informasi kami akan melakukan konfirmasi langsung ke KPK," ujar Arief di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020).

Ia bersama komisioner KPU lainnya akan mengonfirmasi langsung kepada KPK terkait kebenaran informasi yang beredar tentang OTT terhadap komisioner KPU. Arief mengaku, OTT terhadap komisioner KPU berinisial WS yang diduga Wahyu Setiawan dari media online.

Baca juga:  

Ia mengatakan, hari ini komisioner Wahyu Setiawan dijadwalkan melaksanakan tugas di luar Jakarta, tetapi dia sendiri tidak ingat agenda secara rinci. Akan tetapi, Wahyu Setiawan saat ini sebagai Komisioner KPU RI yang membidangi Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat.

"Kasusnya kami nanti bisa cepat memberi respons, kita akan segera ke sana mudah-mudahan salah seorang pejabat di sana bisa memberi konfirmasi kepada kami supaya mendapatkan kepastian," kata Arief.

KPK kembali melakukan operasi senyap terhadap seorang penyelenggara negara pada Rabu (8/1). Berdasarkan informasi, salah satu yang diamankan yakni seorang berinisial WS yang merupakan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diduga sedang melakukan transaksi suap.

Baca Juga: KPK Lakukan Penyelidikan Tertutup di Jawa Timur, Bupati Tulungagung Ditangkap

"Kami melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang sedang melakukan tindak pidana korupsi berupa suap. Kami masih bekerja," kata Ketua KPK, Firli Bahuri saat dikonfirmasi, Rabu (8/1/2020).

Namun, Firli masih enggan mengungkap berapa jumlah yang diamankan, termasuk barang buktinya. Firli hanya menyebut operasi senyap ini dilakukan di Jakarta. "Iya di Jakarta," ucapnya.

OTT ini terjadi sehari setelah tim Satgas KPK menangkap Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah dan sejumlah pihak lainnya dalam OTT pada Selasa (7/1). Saat ini, KPK sedang memeriksa secara intensif para pihak yang diamankan.

 

Baca Juga: Ditunjuk Sebagai Plt Bupati Ponorogo, Ini Pernyataan Resmi Lisdyarita

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.