Jumat, 12 Jun 2026 02:12 WIB

Catatan Kriminal Perampok dan Pembunuh yang Ditembak Mati di Surabaya

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho (tengah), Kasatreskrim AKBP Sudamiran (kanan) dan Wakasatreskrim AKP Ardian (kiri) dalam jumpa pers di Kamar Mayat RSU dr Soetomo
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho (tengah), Kasatreskrim AKBP Sudamiran (kanan) dan Wakasatreskrim AKP Ardian (kiri) dalam jumpa pers di Kamar Mayat RSU dr Soetomo

jatimnow.com - Berakhir sudah petualangan Riandi Prastiawan (36), warga Jojoran I/93 BLK, Surabaya, melakukan kejahatan antar provinsi. Itu setelah ia ditembak mati Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Riandi selama ini dikenal bengis dan sudah terlibat sederet kasus, mulai dari Surabaya hingga Jakarta. Dalam aksinya, dia memiliki dua nama samaran yaitu Andi Prasojo dan Slamet Handoyo. Dia tewas setelah dilumpuhkan Tim Resmob di bagian dada lantaran melawan saat disergap di Jalan Kalibokor, Surabaya, Kamis (26/12/2019) malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Tersangka Riandi Prastiawan ini merupakan DPO kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap Ibu Suwati (55), pemilik warung di Jalan Lakarsantri, Surabaya pada 31 Agustus 2017," terang Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, dalam jumpa pers di Kamar Mayat RSU dr Soetomo, Surabaya, Jumat (27/12/2019).

Baca juga: 

Dalam kasus itu, Riandi merupakan otaknya. Dialah yang mengakomodir dua rekannnya yang sudah tertangkap 13 September 2017. Dua anggota Riandi itu adalah M Rifai (33), warga asal Jalan Tinalan Gang IV nomor 6 Kediri yang tinggal di Jalan Bagong Ginayan No 661 Gubeng Surabaya. Kemudian Arma Widiantara (34), warga Pucang Kerep 40, Pucang Sewu Surabaya.

"Dua tersangka yang tertangkap terlebih dahulu itu sudah divonis masing-masing 13 tahun penjara," tutur Sandi didampingi Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran dan Wakasatreskrim AKP Ardian Satrio Utomo.

Barang bukti yang disita dari tangan pelaku Riandi PrastiawanBarang bukti yang disita dari tangan pelaku Riandi Prastiawan

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurut Sandi, dalam pelariannya, Riandi tidak berhenti berbuat kejahatan. Dia kembali melakukan perampokan di Jakarta dan berhasil ditangkap pada Juni 2018 oleh Polsek Senen dan sudah divonis 10 bulan penjara. Dalam aksinya di Jakarta itu, Riandi menggunakan nama Slamet Handoyo.

Sebelum merampok motor, HP, perhiasan emas serta kartu ATM dan membunuh Suwati, Riandi tercatat pernah ditangkap Polsek Gubeng pada Tahun 2016 dalam kasus senjata tajam (sajam). Kemudian ia kembali tertangkap Polsek Simokerto dalam kasus narkoba.

"Jadi, terangka Riandi ini dikenal sebagai pelaku antar provinsi," tegas lulusan terbaik AKPOL Tahun 1995 ini.

Sementara itu, AKBP Sudamiran membeberkan, memburu Riandi bukan perkara mudah. Sebab selain memiliki tiga nama, ia juga dikenal licin dan sering mengelabuhi polisi. Bahkan pada saat disergap Kamis (26/12/2019) malam itu oleh Tim Resmob yang dipimpin Kanit Iptu Bima Sakti dan Kasubnit Iptu Agus Suprayogi, Riandi melawan dan menyerang tim, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian dada.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Tersangka meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit," tambah Sudamiran.

Terkait catatan kriminal lain dari Riandi, Sudamiran masih akan terus berkoordinasi dengan jajaran reskrim polres lain maupun polda. Begitu pula dengan tiga identitas yang melekat pada Riandi selama ini.

Dengan tewasnya Riandi, daftar penjahat jalanan yang ditembak mati Polrestabes Surabaya di kepemimpinan Kombes Pol Sandi Nugroho, menjadi 8 orang. Bila ditambahkan dengan pelaku narkoba, total ada 11 orang yang ditembak mati.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.