Minggu, 26 Jul 2026 16:15 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Sriwijaya

Petugas gabungan dari SAR Pagaralam, TNI, Polri, BPBD dan Tagana melakukan evakuasi korban kecelakaan Bus Sriwijaya (Foto: Antara/Dok Basarnas Palembang)
Petugas gabungan dari SAR Pagaralam, TNI, Polri, BPBD dan Tagana melakukan evakuasi korban kecelakaan Bus Sriwijaya (Foto: Antara/Dok Basarnas Palembang)

jatimnow.com - Kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut Bus Sriwijaya di Pagaralam yang terjadi pada Senin (23/12).

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono seusai memantau lokasi kejadian pada Rabu (25/12), mengatakan bahwa polisi akan menyelidiki penyebab kecelakaan hingga dua hari ke depan.

Baca Juga: 9 Rotator Mobil Satlantas Polres Tulungagung Dipasang Stiker Film

Baca juga:  Bus Sriwijaya Terjun ke Jurang di Sumatera Selatan, 24 Penumpang Tewas

Sementara ini kecelakaan sudah merenggut nyawa 35 jiwa dan 13 orang korban selamat.

"Sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Nanti akan dianalisis secara lengkap dan saat ini masih pengumpulan data," kata Istiono.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, SIM pengemudi yang turut menjadi korban bus itu sudah tidak berlaku sejak 2010.

Namun, untuk izin PO bus, menurut dia, sudah cukup lama beroperasi, termasuk busnya sudah dipakai lebih dari 20 tahun.

Baca Juga: Lega! Surabaya Samator Petik Kemenangan Perdana di Putaran Kedua

"Kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Berdasarkan hasil pengamatan langsung, Istiono menerangkan karakteristik jalan tergolong berbahaya karena menanjak cukup tajam. Menurut dia, pengemudi harus berkonsentrasi dan kendaraannya juga harus prima.

"Trek ini menurut saya terlalu tajam, perlu adanya papan pengumuman. Selain itu, perlu adanya penerangan jalan dan rambu warning agar kejadian ini tidak terulang lagi,” ujar Istiono.

Bus Sriwijaya diduga tidak dapat menaiki tanjakan tajam sehingga mundur menabrak beton pembatas kemudian terjun ke jurang sedalam delapan meter.

Baca Juga: Tim dari Mabes Polri Cek Kelayakan dan Keamanan Stadion Gelora Bangkalan

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.