Minggu, 26 Jul 2026 15:00 WIB

Tes Psikologi Mulai Diterapkan, Pemohon SIM di Gresik Membludak

Antrean tes psikologi pemohon SIM di Gresik
Antrean tes psikologi pemohon SIM di Gresik

jatimnow.com - Satlantas Gresik mulai menerapkan tes psikologi bagi para pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) baru dan perpanjangan, Senin (16/12/2019). Tes psikologi ini untuk melengkapi tes kesehatan yang sudah lebih dulu diterapkan.

"Tes psikologi ini sebagai upaya kami untuk menekan angka kecelakaan. Karena itu, tes ini sangat penting dan merupakan amanah undang-undang," ujar Kasatlantas Polres Gresik, AKP Erika Purwana Putra Erika.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Erika menambahkan, tes psikologi itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) serta Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

Dalam tes ini, para pemohon SIM dites oleh sebuah lembaga psikologi Musa Perkasa Berjaya Konsultan Psikologi (MPBKP) yang telah menjalin kerjasama (MoU) dengan Polda Jatim.

"Perlunya tes kesehatan rohani untuk mengetahui kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan penyesuaian diri, stabiltas emosi dan ketahanan kerja para pemohon SIM," terang Petugas MPBKP, Dewi Nur Mayasari, yang menangani tes psikologi di Satlantas Polres Gresik.

Baca Juga: Staf PMD Gresik Jadi Tersangka Penipuan PPPK, Janjikan Lolos Lewat Jalur Dalam

Terkait biaya tes psikologi, untuk hari ini hingga 23 Desember 2019, pemohon masih belum dikenakan biaya.

"Setelah tanggal itu, para pemohon SIM baik yang pengajuan baru atau perpanjangan akan dikenakan biaya Rp 50 ribu," tambah Aiptu Jailani, petugas pelayanan SIM Satlantas Polres Gresik.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Jailani juga menjelaskan, membludaknya pemohon SIM di lokasi tes psikologi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo 22 Gresik atau sebelah timur Koramil Kebomas itu akibat para pemohon kurang memperhatikan arahan.

"Dari pagi saya sudah menunggu para pemohon SIM di Kantor Satlantas. Dengan menggunakan mikrofon saya mengimbau mereka agar yang belum melakukan tes kesehatan jasmani bisa diurus lebih dulu di Satlantas. Tapi pada kenyataannya, mereka semua mengurus tes psikologi lebih dulu, akibatnya antrean di tempat tes psikologi menumpuk," papar Jailani.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.