Selasa, 09 Jun 2026 08:26 WIB

Perjuangan Suami Istri Jalani Program Bayi Tabung di Surabaya

Peluncuran buku 'Mimpi yang Sempurna' di RSIA Ferina
Peluncuran buku 'Mimpi yang Sempurna' di RSIA Ferina

jatimnow.com – Pasangan suami istri (pasutri) yang tidak kunjung memiliki anak dapat dapat melakukan berbagai macam cara.

Mulai dari inseminasi buatan hingga IVF (In Vetro Fertilization) atau yang populer disebut bayi tabung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Salah satu pasangan yang memilih IVF itu adalah Titis Syahrini. Sebelum memilih untuk menjalani program bayi tabung, perempuan asal Surabaya ini selama 15 tahun tidak dikaruniai keturunan.

"Saat di rumah sepi. Kadang mikir. Kami ini mencari rezeki buat apa dan buat siapa? Di situ terasa sekali keinginan untuk memiliki keturunan," kata Titis saat ditemui di peluncuran buku 'Mimpi yang Sempurna' di RSIA Ferina, Gubeng, Minggu (15/12/2019).

Setelah melalui berbagai pertimbangan, Titis awalnya memilih untuk melakukan inseminasi buatan. Namun, program tersebut tidak kunjung berhasil.

Hingga akhirnya diberi tahu tentang dr Aucky Hinting pemilik RSIA Ferina yang lebih dari dua dekade menekuni IVF alias bayi tabung.

"Bismillah saya coba. Mungkin inilah jalan kami. Dalam hati, saya tidak ingin menyerah. Sebab, sebagai pasangan yang sudah 15 tahun berumah tangga, memiliki anak adalah pertaruhan kami juga," kata warga Surabaya Barat tersebut.

Setelah bertemu dengan dr Aucky, akhirnya diketahui jika Titis maupun suaminya memiliki problem reproduksi masing-masing.

Titis mengalami ketidakseimbangan hormon yang membuat ovum alias sel telurnya cenderung kecil. Begitu juga suaminya.

Sel spermanya cenderung lemah bahkan mati. Tepat pada 2011, mereka akhirnya menjalani program bayi tabung.

Mereka berdua secara intensif akhirnya menjalani terapi di RSIA Ferina. Setiap hari, setiap 24 jam sekali, Titis harus disuntik. Tujuannya, agar dia bisa menghasilkan ovum terbaik.

"Suntikan itu saya jalani selama 9 hari," katanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Begitu juga sang suami meski dengan treatment berbeda. Akhirnya, dr Aucky menemukan tiga ovum bagus dari Titis.

Ovum tersebut lantas dimasuki sperma dari suaminya. Hasilnya adalah tiga embrio dengan kualitas yang excellent. Tiga embrio tersebut lantas 'ditanam' di rahim Titis.

"Alhamdulillah, pertumbuhannya bagus. Bahkan tiga-tiganya jadi. Bayangkan saya hamil 3 anak. Berat badan saya sampai 150 kilogram," katanya lantas terbahak sambil memeluk 3 anaknya yang terlahir kembar, satu laki-laki dan dua perempuan.

"Mereka kini usianya sudah 8 tahun," katanya.

Lain lagi dengan kisah Heppy Ayunita. Perempuan asal Yogyakarta ini hampir 6 tahun tidak dikaruniai keturunan. Dia juga sempat mencoba bayi tabung di Yogyakarta dan Magelang tapi gagal.

"Tiga kali saya berusaha dan gagal. Usaha keempat saya lakukan dengan dr Aucky, alhamdulillah berhasil," katanya.

Bahkan, dari tiga embrio yang ditanam di rahim Heppy, salah satunya membelah. Heppy pun dikaruniai 2 anak kembar dan 2 anak kembar identik.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Langsung jadi empat. Alhamdulillah," katanya.

Titis dan Heppy merupakan peserta bayi tabung yang sukses di RSIA Ferina. Mereka menjalani gathering di rumah sakit tersebut sekaligus menandai peluncuran buku Mimpi yang Sempurna.

Buku tersebut berisi kisah para orang tua yang berhasil memiliki keturunan dengan program bayi tabung.

Acara tersebut juga diisi testimoni beberapa orang tua. Termasuk penulis sekaligus anggota DPRD Yogyakarta, Hanum Rais, yang sukses memiliki anak pertama dari bayi tabung.

Putri Amien Rais tersebut mengaku bersyukur upaya mereka memiliki anak dari program IVF terkabul.

"Ketika menjalani bayi tabung, hormon untuk memproduksi sel telur dirangsang. Sehingga sangat memungkinkan produksi sel telur membaik setelah menjalani program bayi tabung tersebut. Setelah program, bisa jadi hormon-hormonnya membaik," kata dr Aucky.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.