Sabtu, 25 Jul 2026 23:14 WIB

Jejak Gajah Mada di Lamongan

Bupati Lamongan Fadeli saat hadir dalam Seminar Sejarah PU Gajah Mada Putra Lamongan di Pendopo Lokatantra, Rabu (4/12/2019)
Bupati Lamongan Fadeli saat hadir dalam Seminar Sejarah PU Gajah Mada Putra Lamongan di Pendopo Lokatantra, Rabu (4/12/2019)

jatimnow.com - Siapa tak kenal Gajah Mada. Sosok yang selalu mengingatkan orang pada Sumpah Amukti Palapa, pemersatu Nusantara, hingga peristiwa berdarah di Alun-alun Bubat.

Namun siapa sangka sosok Perdana Menteri Kemaharajaan Majapahit yang dikenal sebagai panglima perang yang selalu unggul dalam pertempuran itu adalah seorang negarawan, intelektual hukum dan birokrat yang ulung.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Menurut hasil penelitian yang telah dilakukan sejarawan yang juga Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PBNU Agus Sunyoto, terungkap sejumlah fakta baru tentang Gajah Mada.

Versi Agus Sunyoto, aturan hukum Kerajaan Majapahit dibuat dari pemikiran Gajah Mada. Itu disampaikannya saat hadir sebagai pembicara dalam Seminar Sejarah PU Gajah Mada Putra Lamongan di Pendopo Lokatantra, Rabu (4/12/2019).

Hal ihwal Gajah Mada sebagai putra Lamongan juga sudah dibukukan oleh Agus Sunyoto dengan judul yang sama. Menurutnya, Gajah Mada-lah yang membuat berbagai norma hukum di era Majapahit. Mulai dari hukum ekonomi pasar, hukuman bagi yang melakukan perzinahan hingga aturan hukum perlindungan terhadap kaum perempuan.

Bupati Lamongan Fadeli dalam Seminar Sejarah PU Gajah Mada Putra Lamongan di Pendopo LokatantraBupati Lamongan Fadeli dalam Seminar Sejarah PU Gajah Mada Putra Lamongan di Pendopo Lokatantra

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Perdana Menteri Gajah Mada menurutnya, membuat aturan dengan sangat detail. Mulai dari hukum perdagangan, yaitu bagi penjual yang melakukan kecurangan akan mendapat hukuman setimpal. Selain itu, juga ada hukuman bagi yang melakukan zina dan hukuman berat terhadap pelecehan seksual.

"Perlindungan terhadap perempuan di masa Gajah Mada luar biasa tingginya, hingga pelaku pemerkosa di hukum mati," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Fadeli berharap penuh untuk terus berupaya mengungkap fakta di balik sejarah yang banyak ditulis selama ini. Fakta Gajah Mada lahir di Lamongan dengan nama kecil Joko Modo ditunjukkanya dengan adanya makam ibundanya, Nyi Andong Sari di Dusun Cancing, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Kemudian adanya Situs Sitinggil di Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, yang diyakini tempat Joko Modo melakukan ritual ibadah. Serta adanya Prasasti Biluluk yang menegaskan arti penting dan strategis Lamongan di masa lalu.

Fadeli berharap fakta siapa sebenarnya Gajah Mada, terutama semangatnya, dari orang berkasta rendah hingga menjadi menteri besar agar dipahami oleh generasi muda saat ini.

"Upaya menyakinkan bahwa Gajah Mada putra Lamongan tidak boleh berhenti sampai seminar ini saja. Sampaikan kepada masyarakat siapa sebenarnya Gajah Mada, anak-anak Lamongan harus bangga dengan Lamongan yang memiliki arti penting dan strategis di masa Airlangga dan Majapahit," ujar Fadeli.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.