Rabu, 10 Jun 2026 13:37 WIB

21 Keluarga di Trenggalek Keluar dari Status Miskin

21 keluarga di Kabupaten Trenggalek dinyatakan graduasi mandiri atau keluar dari Program Keluarga Harapan (PKH)
21 keluarga di Kabupaten Trenggalek dinyatakan graduasi mandiri atau keluar dari Program Keluarga Harapan (PKH)

jatimnow.com - Sebanyak 21 keluarga di Kabupaten Trenggalek dinyatakan graduasi mandiri atau keluar dari Program Keluarga Harapan (PKH), karena merasa sudah mentas secara ekonomi.

Dengan menyatakan keluar, 21 keluarga yang dulunya masuk dalam kategori miskin itu sudah menganggap dirinya mampu atau tidak layak lagi menerima manfaat dari program tersebut.

Baca Juga: Dukung Dunia Pendidikan, SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengaku senang dengan perkembangan tersebut. Menurutnya, langkah itu harus bisa diikuti oleh penerima manfaat PKH lain.

"Kami tentu senang dengan perkembangan ini, di mana warga penerima manfaat program PKH secara sukarela menyatakan telah bisa lepas dari status miskin dan hidup lebih mandiri," terang Bupati Nur Arifin, Minggu (1/12/2019).

Bupati Nur Arifin menjelaskan, dengan adanya keluarga yang menyatakan keluar, berarti intervensi program kemiskinan terhadap penerima manfaat selama ini tidak hanya bersifat pasif saja, melainkan ada upaya aktif untuk mengajak mereka keluar dari belenggu kemiskinan.

21 keluarga di Kabupaten Trenggalek dinyatakan graduasi mandiri atau keluar dari Program Keluarga Harapan (PKH)21 keluarga di Kabupaten Trenggalek dinyatakan graduasi mandiri atau keluar dari Program Keluarga Harapan (PKH)

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Saya merasa terharu dan tersanjung mereka bisa bermental optimistis ke depan. Mereka juga menyatakan bahwasannya mereka sudah tidak layak lagi menjadi penerima manfaat PKH," imbuhnya.

Beberapa dari keluarga ini diketahui sudah punya usaha dan mendeklarasikan diri sebagai wisudawan yang menyatakan dirinya lolos dari kategori miskin. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek ingin menciptakan lapangan pekerjaan dan wirausahawan, yang salah satunya dari perempuan.

"Kami punya program tersebut yang disinkronisasi dalam Rumah Perempuan," ujar Bupati Nur Arifin.

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Trenggalek Ratna Sulistyowati menambahkan, saat ini masyarakat kategori miskin yang mendapatkan program PKH di Trenggalek sebesar 32.683 jiwa. Angka tersebut sudah jauh menurun dibanding tahun sebelumnya sebanyak 34.634 jiwa.

"Kita berharap angka ini bisa terus turun dan masyarakat semakin sejahtera," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.