Kamis, 11 Jun 2026 02:07 WIB

Kisah Pemulung di Gresik Sukses Antar Anaknya Jadi Sarjana

Samsuri, pemulung yang sukses mengantar anaknya menjadi sarjana (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Samsuri, pemulung yang sukses mengantar anaknya menjadi sarjana (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bagi Samsuri, Pelabuhan Gresik telah menyatu dengan dirinya. Pria 63 tahun asal Kabupaten Rembang, Jawa Tengah itu menghabiskan hampir separuh hidupnya di sana sebagai buruh angkut dan pemulung.

Saat pertama kali mengadu nasib di Pelabuhan Gresik, Samsuri bekerja sebagai buruh bongkar muat pupuk.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Saya dulu masih muda, jadi kuat kerja berat," ucap suami Sutarni itu, Minggu (1/12/2019).

Meski begitu, di saat aktivitas bongkar muat sepi, Samsuri tak mau berdiam diri. Baginya, waktu tak boleh terbuang sia-sia. Dengan menggunakan perahu bekas yang telah dibuang pemiliknya, dia mengelilingi tepi pelabuhan, untuk memungut sampah plastik.

Namun, setelah anak semata wayangnya yaitu Sanusi Hasan lulus kuliah tahun 2012 di Universitas Ronggolawe Tuban, ia tak lagi diperbolehkan untuk bekerja sebagai buruh bongkar muat.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

"Setelah lulus kuliah, anak saya diterima kerja di perusahaan besar di Surabaya. Sejak itu saya tidak boleh lagi bekerja sebagai buruh bongkar muat. Tapi dia mengizinkan saya kerja sebagai pemulung," ungkap Samsuri.

Empat hari sekali pengepul mengambil sampah-sampah plastik yang ditumpuk di rumah kontrakannya.

"Kalau botol dihargai Rp 4 ribu per kilogram, gelas Rp 9 ribu dan plastik bukan kemasan Rp 3 ribu. Yang lumayan mahal itu aluminum, Rp 12 ribu perkilogramnya," bebernya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Dalam sekali ambil, Samsuri bisa mendapatkan uang rata-rata Rp 500 ribu. Baginya hasil itu sudah cukup untuk hidup berdua bersama istri. Sementara uang bulanan yang dikirim anaknya, ia tabung.

"Alhamdulillah, kerja keras saya selama ini tidak sia-sia. Kini anak saya sudah bisa membeli rumah dan mobil. Dan yang lebih membuat bahagia adalah kini saya sudah dikaruniai dua cucu," tutup Samsuri.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.