Rabu, 10 Jun 2026 14:18 WIB

Amankan Pengemis, Petugas Temukan Uang Rp 194 Juta

Ilustrasi pengemis kaya (Foto: republika.co.id)
Ilustrasi pengemis kaya (Foto: republika.co.id)

jatimnow.com - Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menjaring seorang pengemis yang membawa uang Rp 194 juta. Uang dalam tas ransel itu terdiri dari pecahan Rp 100 ribu dan 50 ribu.

Petugas P3S Muhammad Yunus mengungkapkan, pengemis bernama Muklis mengaku berasal dari Sungai Penuh, Jambi. Ia kepergok mengemis di depan bank swasta di kawasan Gandaria, oleh petugas P3S.

Baca Juga: TNI-Polri Geledah Blok Hunian Wanita di Rutan Probolinggo

Saat hendak ditangkap pada Jumat (29/11/2019), Muklis masuk ke dalam bank dengan alasan ingin menukarkan uang tersebut. Saat itu, petugas P3S pun menunggu Muklis keluar dari bank swasta.

Muklis kerap menukarkan maupun menyetor uang dari hasil mengemisnya ke bank.

"Jadi berapapun hasil mengemis, ia langsung tukarkan atau disetorkan ke bank," terang Yunus.

Saat ditanya petugas, Muklis mengaku bahwa uang itu berasal dari usahanya berdagang dan bekerja di Jakarta.

Plt Kepala Sudin Sosial Jakarta Selatan Mursidin menambahkan, pemantauan yang dilakukan memang sesuai arahan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta dan Wali Kota Jakarta Selatan agar intens dilakukan, terutama menjelang akhir pekan.

"Jadi memang sesuai arahan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta dan Wali Kota, kami rutin melakukan penjangkauan. Nah, pagi tadi, Muklis ini terjangkau tim P3S," terang Mursidin, saat dikonfirmasi (29/11/2019) malam.

Baca Juga: Tim Kalamunyeng Amankan Puluhan Botol Miras dan Rokok Ilegal di Benjeng Gresik

Ini merupakan penjangkauan kedua bagi Muklis. Pada 2017, ia pernah dijangkau petugas dengan membawa uang Rp 86 juta.

"Waktu itu sudah dijemput oleh keluarganya. Tapi sekarang ia terjangkau lagi oleh petugas," ungkap Mursidin.

Saat ini Muklis dibawa ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya 1 untuk diberikan pembinaan. Terkait uang yang dibawa, sementara diamankan dulu di panti tersebut.

"Uangnya diamankan oleh pihak panti. Sembari Muklis diberikan pembinaan. Kalau memang nanti ada keluarganya menjemput, uang itu kami kembalikan," ujarnya.

Baca Juga: 25 Truk ODOL di Ponorogo Terjaring Razia, 2 Sopir Kabur

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.