Sabtu, 06 Jun 2026 17:19 WIB

Ini Langkah Pembangunan Bendungan Bagong Trenggalek

Rapat membahas Bendungan Bagong di Trenggalek
Rapat membahas Bendungan Bagong di Trenggalek

jatimnow.com - Mega proyek strategis nasional Bendungan Bagong akan dibangun di Trenggalek. Sudah ada pemenang lelang pekerjaan dan kontrak kerja dilakukan pada Bulan Desember tahun lalu.

Namun sayangnya, mega proyek yang menelan anggaran senilai Rp 1,6 Triliun ini progresnya masih minim karena terkendala proses pembebasan lahan.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Pejabat Pembuat Komitmen Bendungan 3 (Bagong), Bambang Wisarnanda mengatakan progres pembangunan Bendungan Bagong masih kurang dikarenakan terkendala pembebasan lahan.

"Bendungan Bagong masih dalam proses pembebasan lahan. Pada proses ini sebenarnya masyarakat sudah setuju, namun prosesnya masih menunggu nilai appraisal penilaian terhadap harga tanah yang akan kita bayarkan," ujarnya, Kamis (28/11/2019).

Pernyataan ini disampaikan Bambang di dalam rapat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Trenggalek, yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Agung Sudjatmiko; Kajari Trenggalek, Lulus Mustofa; Tim TP4D; Perhutani; BPN dan beberapa pihak terkait lainnya.

Ia menambahkan progres pembangunan Bendungan Bagong cukup minim, kurang dari 1 persen padahal kontrak kerjanya sudah dilakukan Desember tahun lalu.

Dengan mensinergikan kendala ini, salah satu pejabat di Balai Besar Brantas ini berharap ada percepatan yang bisa dilakukan terhadap proyek strategis nasional ini.

Merujuk pengalaman Bendungan Linggis yang sekarang juga masih berjalan pembangunannya, Pihak BBWS berharap ada Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan Trenggalek untuk bisa melaksanakan beberapa pekerjaan fisik (akses jalan, Direksi Keet, pergudangan dan yang lainnya).

Dengan menyewa sebagian lahan masyarakat sambil menunggu appraisal dan proses pembebasan lahan masyarakat tersebut, sehingga koridor hukum tidak ditinggalkan dalam kegiatan ini.

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

Kajari Trenggalek, Lulus Mustofa mengatakan rapat yang dilakukannya bersama pihak terkait pembangunan Bendungan Linggis dan Bagong.

Menurutnya, beberapa kendala yang dialami dalam dua proyek strategis nasional ini dibahas bersama agar ada proses percepatan. Selain itu pelaksanaan proyek strategis nasional ini jangan sampai menabrak aturan yang ada.

"Untuk Bendungan Bagong sendiri masih tahap proses inventarisasi lahan masyarakat terdampak, tanah aset desa dan pemakaman, untuk proses ganti untung," katanya.

Lulus membenarkan bahwasannya progres Bendungan Bagong sampai dengan saat ini masih minim karena terkendala proses pekerjaan awal.

Kajari Trenggalek menyarankan untuk ganti untung lahan yang dipakai untuk jalan akses keluar masuk kendaraan dan peralatan, pergudangan maupun Direksi Keet bisa prioritaskan.

Baca Juga: Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi 2024, Ini Pesan Wabup Trenggalek

Sedangkan untuk pembebasan lahan yang lain bisa dilakukan secara bertahap seperti Bendungan Tugu.

"Sewa lahan bisa dilakukan seperti awal pembangunan Bendungan Tugu namun harus tetap melalui proses appraisal. Artinya dibayar sesuai dengan hasil lahan yang disewa itu berapa," ujarnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Trenggalek, Agung Sudjatmiko menambahkan memang perlu ada momentum pembahasan dengan duduk bersama agar ditemukan solusi untuk permasalahan yang sedang dihadapi.

"Berdasar hasil diskusi bersama, terdapat beberapa hal yang akan kami segera tindaklanjuti," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.