Sabtu, 25 Jul 2026 11:18 WIB

Jaga Surabaya, Petugas Dilengkapi Rompi Anti Peluru

Command Center 112
Command Center 112

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama jajaran Polri dan TNI mengoptimalkan pengamanan objek-objek vital di Kota Pahlawan dan melengkapi petugas jaga dengan rompi anti peluru.

"Kita pengamanan sudah tersistematis, ini yang lebih kita tingkatkan. Bahkan, kita sebelumnya juga sudah melengkapi petugas jaga di setiap objek vital dengan rompi anti peluru," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Linmas Kota Surabaya, Eddy Christijanto, Rabu (13/11/19).

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

Petugas jaga dengan rompi anti peluru tersebut melakukan pengamanan di objek-ojek vital. Seperti kantor-kantor, pemerintahan, mall pelayanan publik Siola, hingga Balai Kota Surabaya.

Menurutnya, setiap pengunjung yang datang, akan dilakukan pemeriksaan di pintu masuk maupun keluar. Pemeriksaan juga dilakukan ke setiap kendaraan pengunjung yang datang. Mereka sebelum masuk ke area lokasi akan melewati proses screening.

"Kita lakukan pemeriksaan kendaraan dan barang bawaan pengunjung dengan metal detector," ujarnya.

Selain itu, Eddy menyebut, di tempat-tempat ibadah seperti gereja juga dilakukan pengamanan serupa. Pihaknya mengaku rutin melakukan patroli dan penjagaan bersama jajaran Polri dan TNI.

Tak hanya itu, peningkatan pola pengamanan juga dilakukan di kantor-kantor kecamatan, kelurahan hingga pos-pos terpadu yang tersebar di beberapa wilayah Kota Surabaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

"Di pos-pos terpadu kita juga tingkatkan pengamanan, namun kita imbau kepada petugas jaga agar tidak berada di dalam area tapi di luar," jelasnya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah mengumpulkan jajaran Linmas dan Satpol PP agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan.

Kendati demikian, ia berpesan kepada masyarakat agar tidak perlu panik menanggapi peristiwa yang terjadi di Medan, Sumatera Utara.

"Namun, jika masyarakat menemukan orang tidak dikenal yang mencurigakan, bisa disampaikan ke 112," pesannya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Fasilitasi 2.700 Stan Kosong untuk Pedagang Pasar Tumpah

Ia menambahkan, pola pengamanan di Kota Surabaya ini telah tersistematis. Mulai jajaran di tingkat kelurahan dan kecamatan telah terkoneksi satu sama lain.

Terlebih, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian dan TNI. Hal ini sebagai bentuk respon cepat untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

"Itu yang sudah kita lakukan, yang pasti pengamanan di objek-objek vital lebih kita tingkatkan," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.