Minggu, 26 Jul 2026 20:29 WIB

Resep Bagi Ojol yang Trip Jauh, Catat!

Pelaku pembunuh driver Go-Car ditangkap Satreksrim Polres Pasuruan
Pelaku pembunuh driver Go-Car ditangkap Satreksrim Polres Pasuruan

jatimnow.com - Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur memberikan tips bagi mitra driver untuk mengangkut penumpang agar kasus terbunuhnya Rusdianto, driver Go-Car tidak terulang.

Daniel Lukas Rorong, Humas PDOI Jawa Timur mengimbau pada rekan-rekan driver online, baik itu roda dua maupun roda empat agar lebih meningkatkan lagi kewaspadaannya jika mendapatkan orderan. Khususnya bagi yang ngalong (istilah menerima orderan di malam hari sampai dini hari).

Baca Juga: Polres Pasuruan Tangkap Komplotan Pencuri Sapi di Tutur

Baca juga:  

"Yang paling utama, jangan pernah mau menerima orderan secara offline (mematikan aplikasi). Karena ini sangat beresiko terhadap keamanan serta keselamatan driver selama perjalanan," katanya, Jumat (25/10/2019).

Selain itu, lanjut Daniel, ada beberapa tips aman yang harus dijalankan oleh rekan-rekan driver online dalam menjalankan profesinya.

Yang pertama, jika menerima orderan dengan rute jauh, diharapkan agar menscreenshoot akun penumpang serta nomer kontaknya, lalu kirimkan pada pihak keluarga untuk sekadar laporan.

Atau bisa dikirimkan data tersebut pada rekan seprofesi lainnya di masing-masing komunitas serta paguyuban driver online yang diikuti.

Tips kedua, pastikan bahwa identitas akun itu sama dengan penumpang yang order. Tips ketiga, jangan lupa mengajak penumpangnya, terlebih jika jumlahnya lebih dari dua orang untuk foto bersama.

Tips keempat, manfaatkan fasilitas sharelock minimal 8 jam dan kirimkan pada pihak keluarga atau komunitas driver online yang diikuti, untuk bisa dipantau selama perjalanan. Syukur-syukur, dipasangi GPS pada unit kendaraan yang dimiliki.

"Jika tips ini dijalankan oleh rekan-rekan driver online, Insya Allah akan lebih meminimalisir resiko kejahatan yang sudah direncanakan oleh oknum penumpang," papar Daniel, yang sudah menjadi driver online sejak April 2017 ini.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pembongkaran Makam di Winongan

Daniel meneruskan, PDOI Jawa Timur mengapresiasi kinerja pihak kepolisian yang telah menangkap pelaku dan diharapkan memberikan hukuman seberat-beratnya.

"Karena mereka (pelaku), sungguh diluar batas perikemanusiaan, sampai tega menghilangkan nyawa rekan seprofesi kami dengan cara yang sadis," tukasnya.

Sementara itu, Rahmatullah Riyadi, Sekretaris PDOI Jawa Timur berharap agar pihak aplikator transportasi online semakin meningkatkan keamanannya, terutama verifikasi identitas penumpang. Misal, KTP atau SIM serta foto profil penumpang.

"Tahap ini masih belum dilakukan oleh pihak aplikator, baik itu Grab, Gojek, maupun lainnya," kata Rahmat.

Ditambahkannya, meski saat ini, sudah ada fasilitas panic bottom (tombol darurat) di dalam aplikasi, namun hal ini masih belum menjamin sepenuhnya keselamatan mitra driver online.

Baca Juga: Atasi Krisis, Polres Pasuruan dan PMII Kirim Air Bersih ke Desa Karangjati

Hal senada juga ditegaskan oleh Herry Wahyu Nugroho, Ketua PDOI Jawa Timur. Dia berharap agar pihak aplikator mau lebih lagi meningkatkan keamanan serta keselamatan mitranya, termasuk penumpang.

"Intensitas pertemuan kopi darat (kopdar) antara pihak aplikator dengan mitra driver online bisa lebih ditingkatkan lagi. Termasuk edukasi untuk keselamatan serta keamanan selama menjalankan profesi," harap Herry.

Sebelumnya, Rusdianto driver online roda empat (GO-Car) tewas dibunuh dengan jalan dijerat oleh tali tambang oleh Gianto (36), asal Babatan Gang 1, Kecamatan Wiyung, Surabaya. Gianto memesan Go-Car dengan akun palsu dengan nama 'Dwi'.

Jenazah Rusdianto sendiri ditemukan meninggal di Tol Pandaan-Malang KM 72.200, pada Rabu (23/10). Pelaku Gianto ditangkap Satreskrim Polres Pasuruan saat bersembunyi di Perum Pelem Pertiwi Blok JF 10, Desa Pelem Watu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.