Selasa, 28 Jul 2026 04:10 WIB

Sakit Hati, Seorang Karyawan di Surabaya Bobol Brankas Majikan

Irvan Zakaria tunjukkan cara bobol brankas majikannya di depan polisi
Irvan Zakaria tunjukkan cara bobol brankas majikannya di depan polisi

jatimnow.com - Irvan Zakaria (38), yang bekerja sebagai sopir di Surabaya diringkus Unit Reskrim Polsek Tegalsari karena membobol brankas perusahaan tempatnya bekerja dan menggondol uang Rp 78 juta.

Saat diamankan, polisi tidak mendapatkan barang bukti uang dari tersangka asal Kalibokor yang indekos di Jalan Pucangan gang 3, Surabaya ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Polisi hanya mengamankan beberapa peralatan rumah tangga seperti kipas angin, TV, AC dan sepeda motor. Barang-barang ini dibeli tersangka menggunakan uang dari hasil mencuri brankas tersebut.

"Yang bersangkutan kami amankan kemarin setelah dilakukan pengejaran selama kurang lebih 26 hari," kata Kapolsek Tegalsari, Kompol Rendy Surya Aditama didampingi Kanitreskrim Iptu Kennardi, Senin (14/10/2019).

Menurutnya, penangkapan tersangka tidaklah mudah karena Irvan kerap berpindah-pindah tempat saat hendak diamankan.

"Tersangka ini cukup licin. Bahkan kita sempat dibantu Polrestabes Surabaya dan Polresta Sidoarjo untuk memburunya," jelasnya.

Selain dikenal licin, pelaku juga tidak menggunakan uang hasil kejahatannya untuk belanja secara langsung. Namun sedikit demi sedikit.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Karena itu, polisi sempat mengalami kesulitan untuk mengendus transaksi yang dilakukan.

Dari hasil penyelidikan, diketahui jika uang Rp 78 juta dibelanjakan pelaku untuk membeli berbagai perabotan rumah tangga, hiburan dan sisanya untuk judi online.

Dari handphone yang turut diamankan, diketahui jika pelaku dalam sekali berjudi menghabiskan uang kurang lebih Rp 600-700 ribu. Sedangkan untuk karaoke, pelaku menghabiskan uang hingga Rp 7-8 juta.

"Isi brankas sekitar Rp 78 juta dan semua diambil oleh tersangka. Alasannya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan juga karena sakit hati pada bosnya," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Saat dirilis di Mapolsek Tegalsari, Irvan mengaku jika aksi pembobolan brankas yang ia lakukan dilandasi rasa sakit hati dengan bosnya.

"Saya tidak terima saat dipindah itu. Awalnya jadi sopir pribadinya, terus dipindah ke kantor. Kerja saya jadi ndak enak. Brankasnya saya bobol pas sepi," ungkapnya.

"Saya pakai kunci, ndak pakai merusak. Awalnya saya sering disuruh beli air galon, dibuat kantor. Mulai dari situ saya hafal. Saya cari kuncinya, terus saya ambil uangnya," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.