Sabtu, 25 Jul 2026 17:26 WIB

Trenggalek akan Jadi Pilot Project Program Pemberdayaan Perempuan

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan istrinya
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan istrinya

jatimnow.com - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menindaklanjuti hasil keikutsertaannya dalam kegiatan Women Global Develpoment dan Prosperity (WGDP) di Amerika Serikat, September 2019 lalu.

Bupati Nur Arifin menaruh perhatian besar dalam isu pemberdayaan perempuan dan persamaan gender. Tidak perlu menunggu lama, ia mengaku sudah melakukan konsolidasi dengan instansi terkait di Trenggalek membahas masalah terseburt.

Baca Juga: 449 Jemaah Haji Trenggalek Tiba di Kampung Halaman, 3 Wafat di Tanah Suci

Ia menambahkan, menuturkan Trenggalek akan menjadi pilot project pertama terkait pemberdayaan perempuan. Untuk itu, pihaknya segera melakukan konsolidasi dengan para stakeholder. Hasil pertemuan tersebut akan segera dilaporkan ke berbagai pihak terkait sebagai bentuk pertanggungjawaban.

"Kita sedang konsolidasi dengan stakeholder. Yang jelas tiga bulan lagi kita harus menyampaikan laporan evaluasi kepada Pemerintah Amerika Serikat, dalam hal ini bekerjasama dengan para pendonor seperti USAID dan yang lainnya," ujar Bupati Nur Arifin, Rabu (2/10/2019).

Baca Juga: Ribuan Mitra MBG di Trenggalek Gelar Aksi Damai, Dukung Program Tetap Berlanjut

Saat disinggung alasannya melibatkan perempuan dalam program ini, Bupati Nur Arifin menjelaskan bahwa dari hasil survei hanya laki-laki saja yang selama ini dominan dalam ekonomi. Menurutnya, jika perempuan ikut serta mewarnai ekonomi maka pertumbuhan Gross Domestic Products (GDP) akan bertumbuh pesat.

"Selama ini baru laki-laki saja yang berperan aktif, padahal jika perempuan ikut berperan tingkat pertumbuhan GDP akan meningkat pesat," ungkapnya.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Selain itu, dari hasil survei juga diketahui bahwa jika perempuan berperan dalam hal ekonomi, maka penghasilnnya banyak diinvestasikan ke keluarga. Harapannya, jika perempuan punya penghasilan sendiri dan ekonominya bagus, nanti bisa mencukupi gizinya anak, pendidikan dan yang lainnya.

"Jadi investasi perempuan itu tidak hanya spektrum ekonomi, namun juga sosial. Kita ingin membuat women impowerment fun dan ada dana khusus untuk perempuan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.