Senin, 27 Jul 2026 13:24 WIB

Hari Jadi 74, Pemprov Gratiskan Sanksi Administratif Pajak Kendaraan

Gubernur Khofifah luncurkan program pemutihan pajak kendaraan di Jatim
Gubernur Khofifah luncurkan program pemutihan pajak kendaraan di Jatim

jatimnow.com - Jelang Hari Jadi Pemprov Jatim ke 74, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali memberikan kebijakan Pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor atau pemutihan pajak.

Kebijakan ini berlangsung mulai 23 September hingga 14 Desember 2019.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

"Dalam rangka memberikan layanan kepada masyarakat Jawa Timur dan dirangkaikan dengan HUT Pemprov Jatim ke 74, maka akan ada beberapa layanan berkaitan dengan bebas pajak untuk bea balik nama bagi pemilik yang kedua," kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa, saat Launching Rangkaian HUT ke-74 Provinsi Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi, Rabu (18/9/2019).

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Jatim, Boedi Prijo menjelaskan bebas pajak dikenakan bagi warga yang mengurus Bea Balik Nama, serta bebas pembayaran sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan BPNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor).

"Ini adalah target daripada Bapenda dimana ada sekitar dua juta kendaraan yang belum daftar ulang, itu kita suport. Ibu Gubernur memberi apresiasi kepada mereka," ujarnya.

Kebijakan ini diharapkan akan ada pendapatan pajak yang dapat diterima lantaran Piutang Pajak Kendaraan Bermotor saat ini lebih dari Rp 374 miliar dari sekitar 1,9 juta kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

"Tahun 2018, dimanfaatkan oleh 1300 objek pajak. Jadi dari situ, nanti kita akan mendongkrak bagi mereka yang kemarin tidur, belum bayar pajak, lupa belum BBN, mungkin itu nanti bisa memanfaatkan momen ini," katanya.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

Mengenai tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, Budi menerangkan jika hal ini cukup baik. Karena, dari 1,9 juta kendaraan yang belum membayar pajak, persentasenya mencapai 3 persen hingga 4 persen saja.

"Sangat luar biasa bagus (tingkat kepatuhannya). Jadi kalau lihat angka 1 juta sekian ada angka sekitar 3 sampai 4 persen. Artinya tingkat kepatuhan sampai 97 persen," papar Budi.

Lalu, dimana warga bisa memanfaatkan layanan ini? Budi menjelaskan jika masyarakat bisa mengunjungi ratusan gerai di seluruh Jatim. Selain itu ada samsat keliling yang siap melayani masyarakat.

Baca Juga: Khofifah Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga melalui Kehadiran Ayah

"Pertama di 187 titik, termasuk minimarket sebanyak 16.900 gerai se Indonesia. Ada layanan mobile didukung 88 samsat keliling," terangnya.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Budi Indra Dermawan mengatakan pembayaran pajak bisa dilakukan secara online. Dia mengimbau masyarakat memanfaatkan hal ini dengan baik.

"Kita lakukan layanan di jam yang ditentukan. Saya harap masyarakat datang di waktu yang ditentukan. Bisa secara online karena sudah terintegrasi. Semoga langkah ini bisa menimbulkan kesadaran pajak masyarakat," harapnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.