Senin, 08 Jun 2026 00:57 WIB

Catut Nama AKBP Arman Asmara, Dua Pria ini Tipu Pengusaha Tembaga

Dua pria penipu yang catut nama AKBP Arman Asmara diamankan di Mapolda Jatim
Dua pria penipu yang catut nama AKBP Arman Asmara diamankan di Mapolda Jatim

jatimnow.com - Dua orang penipu asal Jawa Barat yang mencatut nama Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara untuk menguras uang pengusaha asal Gresik, ditangkap Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

Dua penipu itu bernama Stevanus Abraham Antonie (41) dan Heri Irawan (28). Dalam aksinya, kedua pelaku memakai aplikasi WhatsApp dan mengirim pesan ke pengusaha tembaga bernama Rianto dengan mengaku sebagai AKBP Arman.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Jadi, modus yang dilakukan pelaku dengan cara menghubungi pengusaha itu, mengaku sebagai Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara," kata Kanit III Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKP Harianto Rantaselu, Kamis (15/8/2019).

Menurut Harianto, kedua pelaku awalnya menawarkan tembaga yang didapatkan dari hasil lelang barang dengan harga Rp 50 ribu perkilogram dengan jumlah barang sebanyak 5 ton 7 kwintal, senilai Rp 285 juta. Setelah sepakat, korban diminta untuk mentransfer uang melalui rekening anak buahnya yang mengaku juga sebagai polisi atas nama Kompol Stevanus.

AKP Harianto menunjukkan bukti penipuan dan kedua penipu yang mencatut nama AKBP Arman AsmaraAKP Harianto menunjukkan bukti penipuan dan kedua penipu yang mencatut nama AKBP Arman Asmara

"Pelaku menyuruh korban untuk mentransfer DP sebesar Rp 47 juta. Transfer itu dilakukan dua kali, pertama transfer Rp 25 juta, kemudian yang kedua Rp 22 juta," beber Alumnus AKPOL tahun 2006 ini.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Setelah uang ditransfer, kedua pelaku berjanji akan segera mengirimkan barang tersebut. Karena berhasil menipu korban, kedua pelaku mengganti nomor telepon yang digunakan untuk merayu korban tersebut.

"Tersangka Stevanus mengatakan kepada korban barang akan segera dikirim. Akan tetapi setelah mendapatkan uang, HP pelaku dimatikan," jelasnya.

Merasa ada yang janggal, korban lalu menghubungi AKBP Arman yang asli. Dalam konfirmasinya, terkuaklah bahwa transaksi itu bukan dengan AKBP Arman yang asli melainkan gadungan. Korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polda Jatim hingga kedua pelaku berhasil menangkapnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Dari hasil penangkapan, Harianto dan timnya menyita barang bukti berupa 4 handphone (HP) milik kedua pelaku sebagai sarana penipuan, dua kartu ATM dan 12 simcard serta uang tunai sebesar Rp 1 juta.

Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 28 ayat 1 JO Pasal 45 ayat 1 Undang-undang (UU) RI No 19 Tahun 2016 atas perubahan tentang UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan pidana penjara paling lama 6 tahun.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.