Kamis, 11 Jun 2026 13:57 WIB

Buntut Tweet Serang Pribadi Risma, Marco Dituntut Minta Maaf

  • Penulis : LKBN Antara
  • | Selasa, 06 Agu 2019 14:00 WIB
Massa dari Forum Pemuda Surabaya (FPS) menggelar aksi tuntut Marco meminta maaf
Massa dari Forum Pemuda Surabaya (FPS) menggelar aksi tuntut Marco meminta maaf

jatimnow.com - Forum Pemuda Surabaya (FPS) menuntut anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta Marco Kusumawijaya meminta maaf lantaran dianggap telah menyinggung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melalui twitter-nya beberapa waktu lalu.

"Dalam waktu dekat, Pak Marco harus meminta maaf tidak hanya ke Bu Risma, tapi kepada arek-arek Suroboyo," ujar Koordinator FPS, Seno Bagaskoro di sela aksinya, di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Selasa (6/8/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Beberapa waktu lalu, dalam akun twitter-nya, Marco menulis "Keren! Bagus banget buat Jakarta kalau Bu Risma mau jadi kepala Dinas Persampahan DKI Jakarta. Dinas Lingkungan Hidup bisa dipecah menjadi salah satunya Dinas Persampahan. Semoga beliau mau. Kalau sdh lega dg urusan anaknya".

Baca juga:  Kecewa Tweet Marco, Pemkot Surabaya Belum Berencana Bawa ke Polisi

Tweet tersebut, lanjut Seno, dianggap melecehkan, apalagi menyinggung personal pribadi Wali Kota Risma dengan mengaitkan persoalan anak sang walikota. Menurutnya, cara tersebut sangat melukai warga Surabaya, sehingga diharapkan Marco segera meminta maaf sekaligus mencabut kalimat tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tweet Marco yang dianggap menyerang pribadi Wali Kota RismaTweet Marco yang dianggap menyerang pribadi Wali Kota Risma

"Bukan karakter dan cara bangsa kita menyinggung melalui sosial media, apalagi menyerang personal. Seharusnya bisa dibicarakan baik-baik dan bertukar gagasan dalam satu forum," tambah Seno.

Terlebih, lanjutnya, persoalan untuk membenahi sampah di DKI Jakarta bukan permintaan Wali Kota Risma, karena hanya berniat membantu memberikan saran pengelolaan sampah di ibu kota.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Pada kesempatan tersebut, peserta aksi meneriakkan yel-yel meminta permohonan maaf Marco sembari membawa poster berisi tulisan mayoritas menyesalkan cuitan Marco.

Sebelum mengakhiri aksinya, massa aksi menggelar doa bersama untuk Kiai Haji Maimoen "Mbah Moen" Zubair yang wafat di Mekkah, Arab Saudi, pada pukul 04.17 waktu setempat.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.