Senin, 27 Jul 2026 18:44 WIB

Risma Bicara Bunga Tabebuya, Kualitas Udara dan Pariwisata di Surabaya

Bunga Tabebuya bermekaran karena kualitas udara di Kota Surabaya sangat bagus (foto: Humas Kota Surabaya @BanggaSurabaya)
Bunga Tabebuya bermekaran karena kualitas udara di Kota Surabaya sangat bagus (foto: Humas Kota Surabaya @BanggaSurabaya)

jatimnow.com - Beberapa ruas jalan di Surabaya, dalam beberapa hari ini menjadi berbeda setelah Bunga Tabebuya bermekaran. Kualitas udara Kota Pahlawan yang bagus, menjadi salah satu penentu mekarnya bunga tersebut.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memaparkan hubungan antara Bunga Tabebuya dengan kualitas udara bagus dan pariwisata. Ia menyampaikan saat meninjau taman di kawasan Ngagel, Sabtu (27/7/2019) pagi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Bunga kalau kondisi udara jelek tidak mau berbunga," ungkap Wali Kota Risma.

Terkait Bunga Tabebuya yang sedang bermekaran di Surabaya, Wali Kota Risma juga menyampaikan bahwa kualitas udara bagus jadi penentu agar bunga bisa mekar. Ia mencontohkan Jalan Ahmad Yani. Dulu sebelum ada frontage, kadar polusi udara di jalan ini cukup tinggi sehingga tidak bunga-bunga tidak bisa mekar. Setelah dibangun frontage, ruang terbuka hijau bertambah, sehingga Bunga Tabebuya bisa bermekaran.

Wali Kota Risma saat meninjau salah satu ruang terbuka hijau di SurabayaWali Kota Risma saat meninjau salah satu ruang terbuka hijau di Surabaya

"Sekota Surabaya akan jadi taman supaya kualitas udara Surabaya bagus," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Menurut walikota perempuan pertama di Kota Surabaya ini, dengan ramainya Bunga Tabebuya yang sedang bermekaran, membuat kunjungan wisatawan semakin tinggi.

Ia juga ingin membuat perbedaan dengan Bunga Sakura yang ada di Jepang. Di Surabaya, kata Bu Risma, akan dibuat warna-warni, tidak sekedar warna pink saja.

Banyaknya wisatawan yang berkunjung juga jadi tantangan tersendiri ketika perbaikan lingkungan sedang berjalan. Wali Kota Risma mengakui bahwa itu berat, mengingat jumlah kendaraan terus bertambah. Terlebih ketika akhir pekan, banyak kendaraan luar kota berkunjung ke Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Tantangan kita. Konsep perbaikan ekonomi bisa sejalan dengan perbaikan lingkungan," tambahnya.

Untuk itu, kata Wali Kota Risma, lahan sekecil apapun akan dimanfaatkan untuk proses perbaikan lingkungan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.