Kamis, 23 Jul 2026 07:58 WIB

Perbaikan Jembatan Widang Ditargetkan Rampung 1 Bulan ke Depan

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional 8  I Ketut Darmawahana
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional 8 I Ketut Darmawahana

jatimnow.com - Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional 8  I Ketut Darmawahana, datang ke lokasi jembatan runtuh Widang Tuban-Babat Lamongan, Selasa (17/4/2018) malam.

Kedatangannya untuk memantau sekaligus melakukan evakuasi sementara. Atas kejadian tersebut pihaknya memerlukan koordinasi ulang, agar tidak ingin terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

"Itu menyebabkan kita perlu koordinasi ulang, kalau terlambat sedikit bisa bahaya. Karena kita tidak ingin kecelakaan ini terjadi lagi. Ini kurang bagus," ujarnya.

"Karena kita punya target, evakuasi juga harus cepat, kami sudah menyiapkan bangunan pengganti musim. Untuk bisa digunakan jalurnya saat lebaran nanti," tambahnya.

Darmawahana juga menjelaskan untuk malam ini proses evakuasi yang dilakukan hanya pemisahan truk, untuk mengetahui apakah masih ada korban jiwa atau tidak.

"Malam ini hanya melakukan pemisahan truk yang dibawah apakah masih ada korban jiwa atau tidak. Besok kita akan rapat lagi baru didiskusikan. Malam ini dihentikan sementara, hanya melakukan pemisahan truk. Dan besok akan kita pisah-pisah (potong truk) supaya agak ringan," bebernya.

Selain itu pihaknya memiliki waktu sekitar 1 bulan untuk melakukan perbaikan jembatan, karena nantinya akan berkaitan dengan arus mudik lebaran.

"Kita planning tahun depan akan diganti semuanya. Sebenarnya sudah ada pemeliharaan, belum tahu persis penyebabnya apa. Saya tidak berpikir apa penyebabnya, yang saya pikirkan saat ini bagaimana solusinya sekarang.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) belum mengetahui apa penyebab runtuhnya jembatan. Untuk itu, BBPJN akan melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk menginvestigasi kasus tersebut.

"Mungkin berhubungan dengan jumlah truk yang lewat atau bebannya. Besok Kamis Komisi V datang kesini untuk melakukan tindak Lanjut evakuasi cepat. Sementara ini kita anggap aman hanya untuk menggeser truk, tidak untuk diangkat. Evakuasi angkat akan dilakukan besok," tutup Darmawahana.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.