Minggu, 07 Jun 2026 02:06 WIB

Keluarga 4 Bocah yang Tewas dalam Kebakaran di Batu Tolak Autopsi

Abdullah (duduk berkaos coklat), ayah 4 bocah yang tewas dalam kebakaran di Kota Batu
Abdullah (duduk berkaos coklat), ayah 4 bocah yang tewas dalam kebakaran di Kota Batu

jatimnow.com - Empat ambulans berjajar di depan ruang jenazah RSUD Saiful Anwar, Kota Malang, Rabu (24/7/2019) pagi. Sementara itu sesosok pria dengan dengan pakaian coklat dan berjaket merah marun tampak begitu lemas.

Dialah Abdullah, ayah dari empat bocah yang tewas saat rumah kontrakan mereka terbakar, sekitar pukul 21.30 Wib, Selasa (23/7/2019). Rumah itu berada di Jalan Hasanuddin No. 35A, Dusun Jeding, Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Dari pantauan jatimnow.com, Abdullah tampak sesekali menundukkan kepala, sesekali pula matanya kosong menatap ke depan. Di rumah sakit itu, dirinya ditemani seorang laki-laki, saudara sepupunya dan seorang perangkat desa setempat.

Kesedihan tampak begitu terlihat dari keluarga tersebut, Abdullah dan istrinya Herlina (Lina) kehilangan 4 orang anaknya sekaligus.

Baca juga: 

Abdullah dan saudara sepupunya masih enggan memberikan keterangan apapun kepada media. Saat Kapolsek Junrejo AKP Supriyanto datang ke ruang jenazah, Abdullah mencoba tegar menyalami.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

"Yang sabar ya pak," ucap AKP Supriyanto.

Setelah pendataan yang dilakukan polisi selesai, Abdullah keluar dari kamar jenazah sambil berjalan pincang lantaran menahan rasa sakit usai berjuang melawan kobaran api yang membakar rumah kontrakannya tersebut.

"Keluarga menolak untuk autopsi karena menganggap peristiwa itu murni musibah dan mengikhlaskan kepergian empat anaknya," tutur Supriyanto di Kamar Jenazah RSUD Saiful Anwar.

Baca Juga: Rumah Warga di Jember Terbakar Jelang Pesta Pernikahan

Diceritakan Hamidah, tetangga Abdullah, keluarga berjumlah 8 orang itu sudah tinggal dua tahun di rumah kontrakan tersebut. Abdullah merupakan pria asal Brebes Jawa Tengah, sedangkan Lina istri Abdullah, berasal dari Solo, juga Jawa Tengah.

Menurut Hamidah, Abdullah selama ini bekerja di salah satu yayasan pendidikan bernama Yayasan Al Husna yang beralamatkan di Perumahan Landungsari, Dau, Kabupaten Malang. Setiap harinya, Abdullah mendidik anak-anaknya agar disiplin dan mandiri.

Dari data yang didapat jatimnow.com, keempat anak Abdullah dan Lina yang tewas dalam kebakaran itu adalah Rahma (10), Na'illah (9), Anisa (7) dan Naufal (6). Sedangkan dua anaknya yang juga masih kecil, selamat, lantaran digendong Abdullah dan Lina keluar rumah, saat api berkobar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.