Kamis, 23 Jul 2026 18:00 WIB

Keluarga 4 Bocah yang Tewas dalam Kebakaran di Batu Tolak Autopsi

Abdullah (duduk berkaos coklat), ayah 4 bocah yang tewas dalam kebakaran di Kota Batu
Abdullah (duduk berkaos coklat), ayah 4 bocah yang tewas dalam kebakaran di Kota Batu

jatimnow.com - Empat ambulans berjajar di depan ruang jenazah RSUD Saiful Anwar, Kota Malang, Rabu (24/7/2019) pagi. Sementara itu sesosok pria dengan dengan pakaian coklat dan berjaket merah marun tampak begitu lemas.

Dialah Abdullah, ayah dari empat bocah yang tewas saat rumah kontrakan mereka terbakar, sekitar pukul 21.30 Wib, Selasa (23/7/2019). Rumah itu berada di Jalan Hasanuddin No. 35A, Dusun Jeding, Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Dari pantauan jatimnow.com, Abdullah tampak sesekali menundukkan kepala, sesekali pula matanya kosong menatap ke depan. Di rumah sakit itu, dirinya ditemani seorang laki-laki, saudara sepupunya dan seorang perangkat desa setempat.

Kesedihan tampak begitu terlihat dari keluarga tersebut, Abdullah dan istrinya Herlina (Lina) kehilangan 4 orang anaknya sekaligus.

Baca juga: 

Abdullah dan saudara sepupunya masih enggan memberikan keterangan apapun kepada media. Saat Kapolsek Junrejo AKP Supriyanto datang ke ruang jenazah, Abdullah mencoba tegar menyalami.

Baca Juga: Rumah Janda di Plosoklaten Kediri Diduga Dibakar Mantan Suami

"Yang sabar ya pak," ucap AKP Supriyanto.

Setelah pendataan yang dilakukan polisi selesai, Abdullah keluar dari kamar jenazah sambil berjalan pincang lantaran menahan rasa sakit usai berjuang melawan kobaran api yang membakar rumah kontrakannya tersebut.

"Keluarga menolak untuk autopsi karena menganggap peristiwa itu murni musibah dan mengikhlaskan kepergian empat anaknya," tutur Supriyanto di Kamar Jenazah RSUD Saiful Anwar.

Baca Juga: Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini

Diceritakan Hamidah, tetangga Abdullah, keluarga berjumlah 8 orang itu sudah tinggal dua tahun di rumah kontrakan tersebut. Abdullah merupakan pria asal Brebes Jawa Tengah, sedangkan Lina istri Abdullah, berasal dari Solo, juga Jawa Tengah.

Menurut Hamidah, Abdullah selama ini bekerja di salah satu yayasan pendidikan bernama Yayasan Al Husna yang beralamatkan di Perumahan Landungsari, Dau, Kabupaten Malang. Setiap harinya, Abdullah mendidik anak-anaknya agar disiplin dan mandiri.

Dari data yang didapat jatimnow.com, keempat anak Abdullah dan Lina yang tewas dalam kebakaran itu adalah Rahma (10), Na'illah (9), Anisa (7) dan Naufal (6). Sedangkan dua anaknya yang juga masih kecil, selamat, lantaran digendong Abdullah dan Lina keluar rumah, saat api berkobar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.