Minggu, 07 Jun 2026 01:12 WIB

Pengeroyokan Remaja Perempuan di Surabaya, 9 Anak Bakal Diperiksa

Tangkapan layar video pengeroyokan remaja perempuan di Surabaya yang beredar di media sosial
Tangkapan layar video pengeroyokan remaja perempuan di Surabaya yang beredar di media sosial

jatimnow.com - Setelah mendapat laporan dan mengantongi identitas para remaja perempuan yang melakukan pengeroyokan serta korban, polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap semua yang terlibat dalam video pengeroyokan di Surabaya yang beredar luas di media sosial Facebook (FB).

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni menyebut, dari penyelidikan timnya di lapangan, terdapat 9 anak berumur 11 hingga 13 tahun yang masuk dalam daftar panggilan untuk pemeriksaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pemeriksaan terhadap 9 anak itu kami jadwalnya awal pekan depan," kata Ruth Yeni, Kamis (4/7/2019).

Karena 9 anak perempuan tersebut masik anak-anak, Ruth Yeni menegaskan bahwa pemeriksaan itu akan dilakukan dengan pendampingan orangtua masing-masing. Pemeriksaan itu dilakukan menyusul masuknya laporan orang tua korban ke Polrestabes Surabaya.

Baca juga:  

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Karena semua yang ada dalam kejadian itu anak-anak, tentu kami melakukan penanganan sesuai dengan undang-undang tentang anak yang berlaku," jelasnya.

Sejauh ini, lanjut Ruth Yeni, belum diketahui secara pasti apa pemicu pengeroyokan tersebut. Sebab informasi yang didapat Unit PPA baru sekedar bahwa para remaja perempuan tersebut saling kenal dan belum diketahui apakah berasal dari sekolah yang sama atau tidak.

Video pengeroyokan itu beredar di FB sejak 2 Juli 2019 dan dalam beberapa unggahan. Sedangkan peristiwa itu disebut terjadi pada 1 Juli 2019 sekitar pukul 10.45 Wib. Terdapat dua video berdurasi 30 detik dan 29 detik yang beredar.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Dari video yang dilihat jatimnow.com, terdapat sekitar 7 remaja perempuan sedang mengeroyok seorang remaja perempuan yang mengenakan baju hitam bermotif putih dan celana berwarna hitam bermotif garis. Saat melakukan pengeroyokan, mereka silih berganti melakukan penganiayaan, mulai mengayunkan pukulan dengan tangan, menendang dan menjambak rambut seorang remaja perempuan tersebut hingga akhirnya korban bersimpuh sambil menangis.

Meski korban menangis, beberapa pukulan masih saja dilayangkan ke tubuhnya. Saat melakukan pengeroyokan, sekitar 7 remaja perempuan itu melontarkan kata-kata khas bahasa Suroboyoan. Dalam video terlihat, peristiwa tersebut terjadi di sebuah jalan berpaving.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.