Kamis, 23 Jul 2026 03:51 WIB

Pengeroyokan Remaja Perempuan di Surabaya, 9 Anak Bakal Diperiksa

Tangkapan layar video pengeroyokan remaja perempuan di Surabaya yang beredar di media sosial
Tangkapan layar video pengeroyokan remaja perempuan di Surabaya yang beredar di media sosial

jatimnow.com - Setelah mendapat laporan dan mengantongi identitas para remaja perempuan yang melakukan pengeroyokan serta korban, polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap semua yang terlibat dalam video pengeroyokan di Surabaya yang beredar luas di media sosial Facebook (FB).

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni menyebut, dari penyelidikan timnya di lapangan, terdapat 9 anak berumur 11 hingga 13 tahun yang masuk dalam daftar panggilan untuk pemeriksaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Pemeriksaan terhadap 9 anak itu kami jadwalnya awal pekan depan," kata Ruth Yeni, Kamis (4/7/2019).

Karena 9 anak perempuan tersebut masik anak-anak, Ruth Yeni menegaskan bahwa pemeriksaan itu akan dilakukan dengan pendampingan orangtua masing-masing. Pemeriksaan itu dilakukan menyusul masuknya laporan orang tua korban ke Polrestabes Surabaya.

Baca juga:  

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Karena semua yang ada dalam kejadian itu anak-anak, tentu kami melakukan penanganan sesuai dengan undang-undang tentang anak yang berlaku," jelasnya.

Sejauh ini, lanjut Ruth Yeni, belum diketahui secara pasti apa pemicu pengeroyokan tersebut. Sebab informasi yang didapat Unit PPA baru sekedar bahwa para remaja perempuan tersebut saling kenal dan belum diketahui apakah berasal dari sekolah yang sama atau tidak.

Video pengeroyokan itu beredar di FB sejak 2 Juli 2019 dan dalam beberapa unggahan. Sedangkan peristiwa itu disebut terjadi pada 1 Juli 2019 sekitar pukul 10.45 Wib. Terdapat dua video berdurasi 30 detik dan 29 detik yang beredar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dari video yang dilihat jatimnow.com, terdapat sekitar 7 remaja perempuan sedang mengeroyok seorang remaja perempuan yang mengenakan baju hitam bermotif putih dan celana berwarna hitam bermotif garis. Saat melakukan pengeroyokan, mereka silih berganti melakukan penganiayaan, mulai mengayunkan pukulan dengan tangan, menendang dan menjambak rambut seorang remaja perempuan tersebut hingga akhirnya korban bersimpuh sambil menangis.

Meski korban menangis, beberapa pukulan masih saja dilayangkan ke tubuhnya. Saat melakukan pengeroyokan, sekitar 7 remaja perempuan itu melontarkan kata-kata khas bahasa Suroboyoan. Dalam video terlihat, peristiwa tersebut terjadi di sebuah jalan berpaving.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.