Minggu, 07 Jun 2026 12:33 WIB

Posting 'Islam Bukan Agama', Akun FB Ponco Suro Bakal Diklarifikasi

Rumah pemilik Rahmat Hidayatullah di Probolinggo, pemilik Akun FB Ponco Suro
Rumah pemilik Rahmat Hidayatullah di Probolinggo, pemilik Akun FB Ponco Suro

jatimnow.com - Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) Kabupaten Probolinggo berencana memanggil Rahmat Hidayatullah, pemilik Akun Facebook (FB) Ponco Suro. Hal itu disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten setempat.

Pria 47 asal Dusun Bringin, Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo itu bakal dipanggil atas postingannya di FB yang diduga mengandung ujaran penghinaan terhadap Agama Islam.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

"Islam itu, bukan ajaran, bukan ilmu, bukan pengetahuan, bukan hukum bukan pula agama," tulis Ponco pada 4 Juni 2019 pukul 21.41 Wib lalu.

Postingan itu kemudian memantik reaksi MUI dan Bakorpakem Kabupaten Probolinggo yang menilai ajaran Rahmad adalah ajaran sesat.

"Karena diduga kuat ajaran Ponco Suro tergolong sesat," kata Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, Sihabudin Sholeh, Jumat (28/6/2019).

Baca juga:  Posting 'Islam Bukan Agama', Akun FB Ponco Suro Disebut Sesat oleh MUI

Sihabudin juga mengaku, sesuai dengan kajian komisi fatwa MUI, ajaran Ponco Suro sudah masuk dalam kereteria dalam ajaran sesat.

"Apalagi dia sudah menyerukan lewat medsos (media sosial)," jelasnya.

Baca Juga: Mobil Terbakar di SPBU Semampir Probolinggo, Diduga Muat Banyak Jerikan

Menurut Sihabudin, pemanggilan terhadap Ponco Suro oleh Bakorpakem direncanakan akan dilakukan di Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

"InsyaAllah (akan dipanggil) 3 Juli, Minggu depan acara itu dilakukan oleh Bakorpakem," ujarnya.

Sementara itu, Rahmat Hidayatullah (47) pimpinan Ponco Suro mengatakan, dirinya selama ini masih belum diklarifikasi pihak MUI.

"Kalau memang ajaran Ponco Suro sesat, di mana letak sesatnya. Jangan mudah bilang sesat," ungkapnya.

Baca Juga: Gadaikan Motor Ayah, Nakes di Probolinggo Pura-Pura Dibegal

Pria yang memiliki sebutan Ormat ini juga menjelaskan, dirinya tidak menyerukan untuk tidak salat kepada jemaahnya.

"Terbukti keluarga saya semuanya taat beribadah menjalankan rukun iman dan islam," tambahnya.

Bahkan dirinya juga dituding menjauhi ulama. Padahal kata Ormat, puteranya disekolahkan di salah satu pondok pesantren di Kota Probolinggo.

"Kalau soal pemanggilan pihak Ponco Suro siap untuk memberikan penjelasan. Yang jelas ajaran kami tidak menyimpang dari ajaran Islam," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.