Selasa, 28 Jul 2026 01:16 WIB

Teror Bom Molotov di Surabaya, Polisi Periksa Tiga Orang

Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi di rumah yang mendapat teror bom molotov
Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi di rumah yang mendapat teror bom molotov

jatimnow.com - Teror bom molotov yang terjadi di salah satu rumah di Jalan Pakis Wetan Gang 6 No. 44B, Sawahan, Surabaya masih menyisakan misteri. Polisi masih mengumpulkan keterangan korban dan menyisir lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelakunya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menyebut, proses penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengidentifikasi barang bukti dua bom molotov yang ditemukan di rumah Bambang Puguh, sang korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Masih kami lakukan penyelidikan, kami kembali menyisir lokasi kejadian untuk mencari alat bukti petunjuk," kata Sudamiran, Sabtu (22/6/2019).

Saat ditanya dugaan pelaku, Sudamiran masih belum bisa menyimpulkan. Sebab timnya masih bekerja di lapangan untuk melakukan penyelidikan.

"Kami masih bekerja, tiga orang sudah kami periksa," terangnya.

Baca juga:  Teror Bom Molotov Sasar Rumah Warga di Surabaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Namun, dari informasi yang didapat jatimnow.com di lapangan, pelaku diduga dua orang yang beraksi dengan jalan kaki dan masih muda. Disebut warga, teror itu tidak hanya menimpa Bambang, melainkan dua rumah. Namun informasi itu dibantah oleh Sudamiran.

"Hanya satu rumah korbannya," tegas Sudamiran.

Diketahui, rumah Bambang mendapat teror pertama pada pukul 22.30 Wib, Jumat (21/6/2019). Kemudian diteror lagi pada dinihari sekitar pukul 03.00 Wib, Sabtu (22/6/2019). Pelemparan bom molotov itu terjadi saat ia dan istrinya menonton televisi. Dan tiba-tiba terdengar suara keras dan ada botol yang terbakar jatuh dari atap rumahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Asbes rumah pecah dan kobaran api dari botol itu menghanguskan tembok bagian atas dan apinya berceceran ke lantai rumah. Agar api itu tidak merembet, Bambang langsung memadamkannya menggunakan kain basah dan dua galon air.

Seketika itu, dia melapor ke ketua RW dan diteruskan ke Polsek Sawahan. Bekas benda jatuh itu berbentuk seperti botol sirup yang berisikan minyak tanah dan bekas sumbu terbakar yang sudah diamankan polisi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.