Jumat, 12 Jun 2026 03:47 WIB

Teror Bom Molotov di Surabaya, Polisi Periksa Tiga Orang

Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi di rumah yang mendapat teror bom molotov
Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi di rumah yang mendapat teror bom molotov

jatimnow.com - Teror bom molotov yang terjadi di salah satu rumah di Jalan Pakis Wetan Gang 6 No. 44B, Sawahan, Surabaya masih menyisakan misteri. Polisi masih mengumpulkan keterangan korban dan menyisir lokasi kejadian untuk mengidentifikasi pelakunya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menyebut, proses penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengidentifikasi barang bukti dua bom molotov yang ditemukan di rumah Bambang Puguh, sang korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Masih kami lakukan penyelidikan, kami kembali menyisir lokasi kejadian untuk mencari alat bukti petunjuk," kata Sudamiran, Sabtu (22/6/2019).

Saat ditanya dugaan pelaku, Sudamiran masih belum bisa menyimpulkan. Sebab timnya masih bekerja di lapangan untuk melakukan penyelidikan.

"Kami masih bekerja, tiga orang sudah kami periksa," terangnya.

Baca juga:  Teror Bom Molotov Sasar Rumah Warga di Surabaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Namun, dari informasi yang didapat jatimnow.com di lapangan, pelaku diduga dua orang yang beraksi dengan jalan kaki dan masih muda. Disebut warga, teror itu tidak hanya menimpa Bambang, melainkan dua rumah. Namun informasi itu dibantah oleh Sudamiran.

"Hanya satu rumah korbannya," tegas Sudamiran.

Diketahui, rumah Bambang mendapat teror pertama pada pukul 22.30 Wib, Jumat (21/6/2019). Kemudian diteror lagi pada dinihari sekitar pukul 03.00 Wib, Sabtu (22/6/2019). Pelemparan bom molotov itu terjadi saat ia dan istrinya menonton televisi. Dan tiba-tiba terdengar suara keras dan ada botol yang terbakar jatuh dari atap rumahnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Asbes rumah pecah dan kobaran api dari botol itu menghanguskan tembok bagian atas dan apinya berceceran ke lantai rumah. Agar api itu tidak merembet, Bambang langsung memadamkannya menggunakan kain basah dan dua galon air.

Seketika itu, dia melapor ke ketua RW dan diteruskan ke Polsek Sawahan. Bekas benda jatuh itu berbentuk seperti botol sirup yang berisikan minyak tanah dan bekas sumbu terbakar yang sudah diamankan polisi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.