Senin, 27 Jul 2026 18:20 WIB

Underpass Pertama di Surabaya Diresmikan

Underpass Mayjend Sungkono Surabaya
Underpass Mayjend Sungkono Surabaya

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meresmikan Underpass Bunderan Satelit Jalan Mayjend Sungkono, Jumat (31/5/2019). Proyek pengurai kemacetan di wilayah Surabaya Barat ini menjadi yang pertama di Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan proyek overpass dan underpass Bunderan Satelit merupakan hasil sumbangan dana dari para pengembang di wilayah Surabaya barat. Selanjutnya untuk pengaspalan dan pekerjaan utilitas, dikerjakan oleh Pemkot Surabaya sendiri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Tujuan dibangunnya ini untuk memecah kemacetan lalu lintas di bunderan satelit. Karena selama ini kawasan Surabaya barat berkembang dengan pesat," kata Wali Kota Risma.

Dengan adanya jalan tersebut, Risma optimis jika ke depan potensi kemacetan di Wilayah Surabaya barat bisa menurun. Selain itu, ia juga menyebut, untuk wilayah Surabaya timur saat ini potensi kemacetan relatif menurun.

"Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, karena ini adalah underpass pertama di Kota Surabaya," ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat menjelaskan jalur underpass ini memiliki panjang mencapai 450 meter, dengan lebar jalur 16,8 meter. Jalan ini memiliki 4 lajur dengan 2 arah pembagi. Sementara untuk kelandaian jalan lebih kurang 3 persen.

"Sebelumnya terdapat 4 titik simpang, namun setelah ada underpass hanya ada 2 simpang. Karena titik simpang berkurang, maka jumlah Traffic Light (TL) juga berkurang. Sehingga waktu tempuh juga berkurang," kata Irvan.

Sebelum ada underpass dan overpass, untuk menuju Jalan HR Muhammad dari Jalan Mayjend Sungkono, dibutuhkan waktu 10 menit. Namun, dengan adanya underpass hanya membutuhkan waktu 2 menit.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Dengan adanya underpass ini bisa mengurangi 51,4 persen panjang antrian pada simpang bunderan satelit. Sehingga kemacetan otomatis juga berkurang di kawasan tersebut," ujarnya.

Dishub Surabaya juga telah melakukan konsep manajemen dan rekayasa lalu lintas operasional Kawasan Underpass Satelit Jalan Mayjen Sungkono. Pelebaran telah dilakukan di Jalan Mayjen Sungkono dan Jalan Mayjen HR. Muhammad untuk memberikan ruang Oprit Jalan Masuk Kendaraan menuju underpass.

"Tujuannya agar tidak terjadi antrian kendaraan yang hendak melalui underpass maupun overpass," jelasnya.

Selain itu, Dishub Surabaya juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di overpass jalur sisi barat pergerakan utara – selatan dan jalur sisi timur, pada pergerakan selatan – utara. Selain melakukan rekayasa lalin, Irvan menyebut, pihaknya juga telah memasang empat buah titik kamera CCTV di lokasi tersebut.

"Ini dapat menghemat waktu masyarakat, waktu untuk antri dan perjalanan. Orang yang mungkin dulu mencapai Jalan Adityawarman 5 menit, menjadi 2 menit. Kita akan mengevaluasi efektivitas underpass selama seminggu ke depan," katanya.

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

Ketua Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jawa Timur, Danny Wahid menambahkan proyek ini merupakan sumbangsi dari 19 pengembang di wilayah Surabaya Barat. Melalui bantuan tersebut, pihaknya ingin masyarakat tahu, bahwa pengembang tidak hanya membuat bangunan tapi juga memberikan sumbangsi kepada masyarakat.

"Ini menurut saya embrio yang bagus, mungkin ke depan bisa ada seperti ini lagi dan diikuti oleh organisasi lain," katanya.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.