Kamis, 23 Jul 2026 01:08 WIB

Posting Ujaran Kebencian, Pria di Blitar ini Digeruduk Pendekar Silat

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 17 Mei 2019 13:56 WIB
Tersangka saat di Mapolres Blitar
Tersangka saat di Mapolres Blitar

jatimnow.com - Seorang pemuda di Blitar digeruduk pendekar silat lantaran mengunggah ujaran kebencian di media sosial Facebook. Pemuda tersebut mengubah singkatan-singkatan dari perguruan silat.

Dalam unggahannya di Facebook, Huda Riyan Nandas (22) alias Gamblong, warga Jugo, Kecamatan Kesamben ini mengolok-olok perguruan silat. Selain PSHT, Gamblong juga mengejek Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKPSI) atau Kera Sakti.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

Beruntung para pendekar tidak menghakiminya. Gamblong lalu diserahkan dan dilaporkan ke polisi atas tindakannya tersebut.

"Modusnya dengan mengata-ngatai dan merubah singkatan masing-masing perguruan silat sehingga menimbulkan rasa benci dan permusuhan seolah-olah antara dua perguruan silat ini diadu domba," kata Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M. Ridha, Jumat (17/05/2019).

Anis menjelaskan, tindakan Ujaran kebencian Gamblong di Facebook dapat memicu perselihan antara kedua perguruan silat. Polisi lalu menjeratnya dengan Pasal 45A ayat 2 UU RI No.19 tahun 2016 tentang Perubahan UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE.

Baca Juga: Bentrok Pesilat di Kalijudan Surabaya, Polisi Segera Bekuk Pelaku

"Kita mengadakan penindakan. Sesuai dengan pasal yang dikenakan yang berisi unsur pidana, maka kita lakukan penegakan hukum," ujar Anis.

Mantan Kapolres Bangkalan itu menambahkan, penindakan itu dilakukan untuk menimbulkan efek jera kepada setiap warga dalam bermedia sosial. Ia berharap kasus ujaran kebencian ini tak lagi terjadi. Warga juga diminta untuk bijak dalam bermedia sosial.

Baca Juga: Pengesahan Warga Baru PSHT di Tulungagung Kondusif

Sementara itu dihadapan awak media, Gamblong mengaku perbuatan yang dia lakukan didasari rasa iseng. Ia tak menyangka jika perbuatannya dapat memancing kerusuhan. Ia mengaku tak ada rasa sakit hati atau apapun terhadap kedua perguruan silat tersebut.

"Awalnya Game itu ditautkan ke Facebook. Terus saya iseng. Ndak taunya kalau jadi seperti ini," sesal Huda.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.