Minggu, 07 Jun 2026 14:24 WIB

Tokoh Agama dan Masyarakat Gresik Bersatu Tolak People Power

Tokoh agama dan masyarakat tolak people power
Tokoh agama dan masyarakat tolak people power

jatimnow.com - Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Gresik bersatu dan sepakat menolak seruan gerakan people power di akhir tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Seruan people power yang merupakan seruan menggerakkan massa tersebut, diklaim sebagai upaya mengecam dugaan kecurangan selama Pemilu 2019.

Baca Juga: Puluhan Ulama di Probolinggo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Menanggapi hal itu, sejumlah tokoh agama seperti Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Ketua NU Gresik KH Moh. Chusnan Ali, Ketua LDII Kabupaten Gresik KH Abdul Muis dan Ketua Forum Keberagaman Kabupaten Gresik Joko Pratomo sepakat menjaga perdamaian dan persatuan umat pascapemilu 2019 di wilayah Gresik.

KH Mansoer Shodiq berharap kepada seluruh pendukung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk menunggu dan menerima hasil yang diputuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Jangan melakukan gerakan-gerakan yang mengganggu kondusifitas, mengintimidasi atau melakukan aksi-aksi yang dilakukan untuk membangun opini yang boleh jadi tidak berdasarkan fakta dan menyesatkan publik," ungkap KH Mansoer Shodiq, Senin (13/5/2019).

Sementara, KH. Moh. Chusnan Ali menyatakan, perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Jika salah satu pihak merasa keberatan terhadap hasil penghitungan, ada mekanisme yang dapat ditempuh. Yakni gugatan melalui Mahkamah Konstitusi (MK)," lanjutnya.

Sedangkan KH. Abdul Muis meminta seluruh masyarakat Gresik untuk tidak ikut dalam gerakan people power.

"Demi terjaganya kondusifitas wilayah, agar tetap aman dan kondusif," imbaunya.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Di sisi lain, Joko Pratomo juga mengharapkan agar masyarakat harus bersatu menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Wathoniyah usai Pemilu 2019 ini.
"Siapa pun pemimpinnya, kita harus mendukung, semoga dapat membawa bangsa ini lebih maju," pungkas Joko.

Para tokoh agama ini pun sepakat menolak seruan people power yang saat ini gencar dihembuskan melalui media sosial.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.