Minggu, 26 Jul 2026 17:01 WIB

Tokoh Agama dan Masyarakat Gresik Bersatu Tolak People Power

Tokoh agama dan masyarakat tolak people power
Tokoh agama dan masyarakat tolak people power

jatimnow.com - Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Gresik bersatu dan sepakat menolak seruan gerakan people power di akhir tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Seruan people power yang merupakan seruan menggerakkan massa tersebut, diklaim sebagai upaya mengecam dugaan kecurangan selama Pemilu 2019.

Baca Juga: Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Menanggapi hal itu, sejumlah tokoh agama seperti Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq, Ketua NU Gresik KH Moh. Chusnan Ali, Ketua LDII Kabupaten Gresik KH Abdul Muis dan Ketua Forum Keberagaman Kabupaten Gresik Joko Pratomo sepakat menjaga perdamaian dan persatuan umat pascapemilu 2019 di wilayah Gresik.

KH Mansoer Shodiq berharap kepada seluruh pendukung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk menunggu dan menerima hasil yang diputuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Jangan melakukan gerakan-gerakan yang mengganggu kondusifitas, mengintimidasi atau melakukan aksi-aksi yang dilakukan untuk membangun opini yang boleh jadi tidak berdasarkan fakta dan menyesatkan publik," ungkap KH Mansoer Shodiq, Senin (13/5/2019).

Sementara, KH. Moh. Chusnan Ali menyatakan, perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam demokrasi.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

"Jika salah satu pihak merasa keberatan terhadap hasil penghitungan, ada mekanisme yang dapat ditempuh. Yakni gugatan melalui Mahkamah Konstitusi (MK)," lanjutnya.

Sedangkan KH. Abdul Muis meminta seluruh masyarakat Gresik untuk tidak ikut dalam gerakan people power.

"Demi terjaganya kondusifitas wilayah, agar tetap aman dan kondusif," imbaunya.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Di sisi lain, Joko Pratomo juga mengharapkan agar masyarakat harus bersatu menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Wathoniyah usai Pemilu 2019 ini.
"Siapa pun pemimpinnya, kita harus mendukung, semoga dapat membawa bangsa ini lebih maju," pungkas Joko.

Para tokoh agama ini pun sepakat menolak seruan people power yang saat ini gencar dihembuskan melalui media sosial.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.