Jumat, 12 Jun 2026 07:56 WIB

Sindikat Penjual Emas Palsu di Surabaya Dibongkar

Wanita, satu dari sindikat penjual emas palsu di Surabaya diamankan di Mapolsek Tegalsari
Wanita, satu dari sindikat penjual emas palsu di Surabaya diamankan di Mapolsek Tegalsari

jatimnow.com - Sindikat penjual emas palsu yang biasa beraksi di Surabaya dibongkar polisi. Seorang wanita yang masuk dalam sindikat ini ditangkap.

Wanita bernama Ririt Andayani (41), warga Kupang Krajan Timur Kecamatan Panarukan, Situbondo, Jawa Timur itu ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Meski barang bukti emas palsu yang disita hanya berupa sepasang anting seberat 2 gram, tapi diamankannya wanita ini bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap semua orang yang terlibat dalam jaringan ini.

Kapolsek Tegalsari, Kompol Rendy Surya menyebut, terbongkarnya aksi wanita itu setelah timnya mendapat laporan dari Toko Emas Melati Pasar Kembang, Surabaya, sekitar pukul 12.50 Wib, Kamis (9/5/2019) lalu.

"Emas palsu itu diketahui ketika salah satu pegawai toko emas itu merasa curiga dan mengosok-gosokan kandungan emas yang dijual pelaku," kata Rendy, Jumat (10/5/2019).

Karena curiga, karyawan toko mematahkan anting yang dijual pelaku. Ternyata bagian dalam anting kopong dan berwarna putih.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Anting itu dibeli toko emas tersebut seharga Rp. 1.050.000," ungkap Rendy.

Saat menjual anting itu, pelaku tidak sendirian, melainkan bersama seorang pria. Pria itu kini tengah diburu karena berhasil kabur saat penyergapan dilakukan.

"Dari pengakuan pelaku, pria yang kabur itu kekasihnya," tambah Alumnus AKPOL tahun 2005 ini.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Sementara kepada penyidik Ririt mengaku, dari uang hasil penjualan emas palsu atau Rp 1.050.000, ia hanya menerima Rp 200 ribu. Sedangkan sisanya dibawa kekasihnya yang kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Saya itu disuruh, saya pun kenal sama pria itu kurang lebih lima bulan lalu. Saat itu saya di diantarkan toko emas itu menggunakan Honda Beat warna hitam. Kemudian sampai di Pasar Kembang, saya diminta untuk menjual sepasang anting itu," dalihnya.

Dari tangan wanita itu, Penyidik Unit Reskrim Polsek Tegalsari menyita sepasang anting beserta surat emas palsu serta uang tunai Rp 800 ribu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.