Rabu, 10 Jun 2026 02:39 WIB

Pria di Surabaya ini Minta Maaf kepada FPI, Ada Apa?

I Nengah Wartawan (tiga dari kiri) meminta maaf di depan anggota FPI di Mapolrestabes Surabaya
I Nengah Wartawan (tiga dari kiri) meminta maaf di depan anggota FPI di Mapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Seorang pria bernama I Nengah Wartawan (40) meminta maaf di depan sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI). Permintaan maaf itu dilakukan I Nengah di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (4/5/2019). Apa sebabnya?

Ia terlihat menyesal telah melakukan perbuatannya hingga menyebabkan warga emosi atas apa yang dilakukannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

I Nengah meminta maaf setelah berkomentar di Grup WhatsApp (WA) warga Perumahan Royal Regency Surabaya dengan menyebut Habib Rizieq Shihab bukan dari cucu Rasulullah Muhammad.

Kejadian ini bermula saat I Nengah mengomentari obrolan grup WA tersebut beberapa waktu lalu. Saat itu, obrolan di grup yang berisi warga perumahan sedang membahas tentang Habib Rizieq hingga pengerahan people power. Lalu, I Nengah membalas dengan menyebut "HRS bukan cucu Nabi dia CUCU NYA ANJING.

"Saya I Nengah Wartawan telah melakukan ujaran kebencian dengan memberikan statement atas komen di WhatsApp dengan mendiskriminasikan pimpinan FPI yang bernama Habib Rizieq Shihab bukan dari cucu Rasulullah, sehingga menyulut emosi seluruh warga yang tinggal di Royal Regency dan pihak terkait warga ormas FPI dan warga muslim lainnya," katanya.

Selain meminta maaf, I Nengah juga berjanji tidak akan mengulangi lagi serta menerima apa tindakan yang diberikan kepadanya secara hukum.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Maka dengan ini saya menyatakan untuk memohon maaf atas ujaran kebencian ini dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi dan dengan ini saya menerima tindakan yang akan diberikan kepada saya secara hukum. Saya minta maaf kepada Ormas FPI dan saya tidak akan melakukan hal-hal seperti ini lagi," lanjut I Nengah.

Sementara itu, salah satu Tokoh Agama Perumahan Royal Regency, Muhammad Bin Abu Bakar Assegaf menyampaikan kepada semua masyarakat terutama warga yang ada di Royal Regency untuk bisa menjaga lisan sampai menyakiti orang lain.

"Dan juga sebagai pelajaran kepada yang lainnya, harus pandai menjaga lisannya jangan sampai mudah menyakiti orang lain. Karena apapun, lisan yang dikeluarkan dan menyakitkan orang lain itu pasti akan ada risiko di belakangnya," tuturnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Ia mewakili warga Royal Regency telah memaafkan perbuatan I Nengah. Namun pihaknya bersama ormas FPI akan tetap memproses perbuatan I Nengah secara hukum.

"Mengingat apa yang telah diperbuat oleh Bapak I Nengah, maka kami memasrahkan kepada FPI dan diproses secara hukum. Kami sebagai warga muslim memaafkan apa yang dilakukan oleh Bapak I Nengah secara lapang dada tidak ada sedikitpun dendam. Jangan sampai, kami harapkan kepada yang lainnya untuk tidak terulang hal sedemikian ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.