Minggu, 07 Jun 2026 06:07 WIB

Awas! Petugas PDAM Surabaya Gadungan Incar Rumah Warga

  • Penulis :
  • | Senin, 09 Apr 2018 18:25 WIB
Empat pelaku petugas PDAM gadungan saat diamankan di Polrestabes Surabaya.
Empat pelaku petugas PDAM gadungan saat diamankan di Polrestabes Surabaya.

jatimnow.com - Empat pria berjalan terpincang-pindang saat digelandang petugas dari ruang tahanan hingga tempat gelar ungkap kasus di Mapolrestabes Surabaya.

Satu kaki empat pria tersebut terbalut perban. Itu setelah keempaatnya ditembak Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya kerena mencoba kabur saat disergap.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Empat pria itu merupakan komplotan pencuri yang dalam setiap aksinya, menyaru sebagai petugas PDAM.

Keempat pria itu adalah Anton Saputra (48), Andri Syahrial (25), Arham Djaelani (40). Ketiganya asal Kota Makassar dan Arifin Daeng Nassa (59) asal Lamongan.

"Keempat pelaku ini dalam aksinya selalu memakai seragam PDAM dan meteran. Itu dipakai agar korban percaya dan lengah," sebut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Senin (9/4/2018).

Biasanya, lanjut Sudamiran, para pelaku pura-pura mengecek sambungan PDAM, kemudian mengatakan bahwa ada trouble dan harus dibenahi.

Salah satu pelaku mengajak koban untuk mendampinginya saat pura-pura melakukan pembenahan. Mereka biasa beraksi mulai pukul 09.00 pagi.

"Saat itulah pelaku lain mengobok-obok rumah korban dan membawa kabur harta benda korban," beber Sudamiran.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Dari hasil pemeriksaan, keempat pelaku sudah beraksi di 5 rumah di Surabaya. Para pelaku biasanya menyasar rumah yang cukup mewah yang hanya dijaga oleh pembantu.

Diantara rumah yang disatroni para pelaku ini adalah rumah di Jalan Manyar Kertoadi, Jalan Tambaksari, Jalan Welirang, Jalan Dukuh Kupang dan di daerah Kenjeran.

"Mereka terpaksa kami beri tindakan tegas (tembak). Karena pada saat kita sergap, mereka mencoba kabur," tegas Sudamiran.

Dalam aksinya itu, komplotan ini sudah menggasak sejumlah barang berharga milik korban, diantaranya uang tunai Rp 12 juta, puluhan gram perhiasan seperti kalung, liontin, cincin dan gelang.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Jika ditotal, harta benda yang mereka dapatkan dalam pencurian itu, mencapai Rp 872 juta.

"Kami masih kejar empat pelaku lainnya. Karena dalam catatan kami, kelompok ini berjumlah delapan orang," tutup Sudamiran.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.