Minggu, 26 Jul 2026 12:54 WIB

Kericuhan Pemilu 2019 di Sampang, Satu Orang Tertembak

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Penembakan terjadi di TPS 7 Dusun Tapaan Tengah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (17/4/2019) sekitar pukul 09.45 Wib. Penembakan tersebut diduga akibat perampasan mandat saksi dari salah satu calon legislatif (caleg).

Informasi yang didapat jatimnow.com, perampasan mandat saksi itu adalah dari Caleg Hanura Daerah Pemilihan (Dapil) IV bernama Farfar, warga Dusun Ketapang Daya. Perampasan memicu aksi protes dan perlawanan dari caleg yang dipimpin oleh Kades Ketapang bernama Widjan.

Baca Juga: Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

Protes ini menyebabkan keributan antar massa dari Dusun Ketapang dengan kelompok lain. Massa dari Dusun Ketapang saat itu membawa senjata tajam, sedangkan massa lain membawa senjata tajam dan senjata api.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan gesekan itu. Ia mengatakan bahwa keributan itu terjadi lantaran masalah perebutan saksi.

"Iya benar, itu rebutan jadi saksi. Apakah saksi dibayar jadi proyek," kata Barung.

Barung menjelaskan, akibat bentrokan warga bernama Mansur, massa dari Dusun Ketapang menderita luka tembak bagian tangan sebelah kiri. Ia langsung dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Kasus Catatan Sipil Endang Dibuka Lagi, Polda Jatim Gelar Perkara Khusus

"Karena jumlah massa sedikit, massa dari Muara Cs melarikan diri," jelasnya.

Namun, polisi setempat telah netralisir gangguan pemilu itu. Sekitar pukul 11.25 Wib, massa dari Kades Ketapang bersedia meninggalkan lokasi kejadian dan bersedia turut menjaga kondusifitas.

"Polres Sampang, Polsek Banyuates, BKO Polda Jatim dan Kodim 0828 Sampang mendatangi lokasi kejadian untuk menetralisir situasi, penyekatan ruang gerak massa dan pengamanan TPS," terangnya.

Baca Juga: Ayah Hamili Anak Kandung, Wali Kota Surabaya: Saya Harap Dihukum Berat

Diduga, pelaku melakukan penembakan beberapa kali ke arah massa kelompok Kades Ketapang hingga mengenai korban. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa selongsong peluru 6 butir dan 4 proyektil peluru yang sudah diamankan di Polres Sampang.

"Petugas di sana telah melaksanakan penyelidikan keberadaan pelaku penembakan dan penangkapan terhadap pelaku," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.