Kamis, 11 Jun 2026 03:55 WIB

Kericuhan Pemilu 2019 di Sampang, Satu Orang Tertembak

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Penembakan terjadi di TPS 7 Dusun Tapaan Tengah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (17/4/2019) sekitar pukul 09.45 Wib. Penembakan tersebut diduga akibat perampasan mandat saksi dari salah satu calon legislatif (caleg).

Informasi yang didapat jatimnow.com, perampasan mandat saksi itu adalah dari Caleg Hanura Daerah Pemilihan (Dapil) IV bernama Farfar, warga Dusun Ketapang Daya. Perampasan memicu aksi protes dan perlawanan dari caleg yang dipimpin oleh Kades Ketapang bernama Widjan.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Protes ini menyebabkan keributan antar massa dari Dusun Ketapang dengan kelompok lain. Massa dari Dusun Ketapang saat itu membawa senjata tajam, sedangkan massa lain membawa senjata tajam dan senjata api.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan gesekan itu. Ia mengatakan bahwa keributan itu terjadi lantaran masalah perebutan saksi.

"Iya benar, itu rebutan jadi saksi. Apakah saksi dibayar jadi proyek," kata Barung.

Barung menjelaskan, akibat bentrokan warga bernama Mansur, massa dari Dusun Ketapang menderita luka tembak bagian tangan sebelah kiri. Ia langsung dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Karena jumlah massa sedikit, massa dari Muara Cs melarikan diri," jelasnya.

Namun, polisi setempat telah netralisir gangguan pemilu itu. Sekitar pukul 11.25 Wib, massa dari Kades Ketapang bersedia meninggalkan lokasi kejadian dan bersedia turut menjaga kondusifitas.

"Polres Sampang, Polsek Banyuates, BKO Polda Jatim dan Kodim 0828 Sampang mendatangi lokasi kejadian untuk menetralisir situasi, penyekatan ruang gerak massa dan pengamanan TPS," terangnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Diduga, pelaku melakukan penembakan beberapa kali ke arah massa kelompok Kades Ketapang hingga mengenai korban. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa selongsong peluru 6 butir dan 4 proyektil peluru yang sudah diamankan di Polres Sampang.

"Petugas di sana telah melaksanakan penyelidikan keberadaan pelaku penembakan dan penangkapan terhadap pelaku," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.