Jumat, 12 Jun 2026 22:28 WIB

Bayi Diduga Tertukar di RSU dr Soetomo

Bayi yang diduga tertukar
Bayi yang diduga tertukar

jatimnow.com - Muhni (55) dan Siti Romlah (44), suami-istri warga Wonokusumo, Surabaya bingung saat kelamin bayinya berubah dari perempuan menjadi laki-laki. Siti sebelumnya menjalani operasi sesar di RSU dr Soetomo, Surabaya, Jumat (12/4) sekitar pukul 19.30 Wib.

Usai operasi, tim dokter yang menangani operasi sesar mengatakan jika bayi Siti Romlah berjenis kelamin perempuan. Namun, selang dua hari atau Minggu (14/4), salah seorang perawat sambil mengantarkan bayi mengatakan berjenis kelamin laki-laki.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Menjawab teka-teki kelamin bayi itu, Mughni dan Siti Romlah meminta pendampingan hukum kepada M Sholeh untuk melakukan protes kepada pihak rumah sakit, Senin (15/4/2019).

"Ya itu saya bingung lha wong Jumat setelah istri operasi sesar, saya diberitahu tim dokter jika bayi kami perempuan. Juga saat saya didampingi saudara untuk menerima ari-ari, saya dibilangi lagi kalau bayi saya perempuan," kata Mughni saat ditemui di depan IGD RSU dr Soetomo Surabaya.

Mughni yang mengaku dari keluarga kurang mampu itu meminta tolong kepada M Sholeh jika dirinya tidak memiliki biaya untuk menyelesaikan permasalah tersebut.

"Saya nggak punya duit Mas. Ini aja pake Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kerja saya mbecak jadi gak punya uang buat proses ini-itu. Apalagi kalau pake tes-tes segala. Awalnya takut minta tolong Pak Sholeh. Tapi Alhamdulillah beliau mau tanpa bayaran," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

M Sholeh mengatakan berubahnya kelamin bayi Muhni dan Siti Romlah itu atas kesalahan rumah sakit yaitu dugaan tertukarnya bayi tersebut. Namun, saat mendatangi untuk meminta jawaban dugaan tersebut, dirinya tidak ditemui oleh tim dokter maupun management rumah sakit.

"Kami akan urus hingga selesai. Yang terpenting adalah pertanggungjawaban dari pihak RS, dan ini kasus pertama yang kami tangani dugaan keteledoran RS terhadap bayi seseorang. Apa lagi kelurga Pak Mughni kurang mampu dari segi ekonomi dan membutuhkan pertolongan," katanya.

Sholeh menegaskan jika kasus itu tidak terselesaikan, pihaknya berjanji akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Harus ada konfirmasi dari pihak RS kok bisa berubah dalam dua hari. Apakah kesalahan ucap atau ada unsur unsur lain?. Jika tidak ada keterangan hingga hari ini, kami akan minta RS fasilitasi untuk tes DNA," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.