Selasa, 28 Jul 2026 01:14 WIB

Pemilu 2019, Ribuan Warga Indonesia Datangi TPS di Malaysia

  • Penulis : LKBN Antara
  • | Minggu, 14 Apr 2019 11:19 WIB
Ilustrasi/ foto istimewa
Ilustrasi/ foto istimewa

jatimnow.com -Ribuan warga negara Indonesia (WNI) mulai berdatangan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2019 yang dibuka PPLN Kuala Lumpur, Minggu (14/4/2019).

Ketiga TPS berada di KBRI Kuala Lumpur Jalan Tun Razak, Wisma Duta di Jalan U Thant dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur di Jalan Tun Ismail.

Baca Juga: Pemkab Gresik Jamin Perlindungan Hukum Anak Pekerja Migran di Malaysia

Ribuan WNI berdatangan mulai pagi hari sebelum tempat pencoblosan dibuka sedangkan masing-masing TPS tersebut baru dibuka mulai pukul 08.00 waktu setempat hingga pukul 18.00 sesuai peraturan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Untuk pencoblosan di pagi hari diutamakan bagi yang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sedangkan bagi yang belum terdaftar atau Daftar Pemilih Khusus (DPK) diberi kesempatan memilih satu jam sebelum pencoblosan berakhir.

PPLN Kuala Lumpur pada awalnya membuka 225 TPS di sejumlah titik yang berada di Kuala Lumpur namun kemudian satu hari menjelang pemilihan TPS hanya dibuka di tiga tempat karena menurut KPU pembukaan TPS hanya diizinkan di kantor perwakilan Republik Indonesia.

Pelaksanaan Pemilu 2019 di tiga tempat tersebut mendapat bantuan pengamanan dari Polisi Diraja Malaysia (PDRM) karena Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian sudah berkirim surat ke Kepala PDRM Irjen Pol Tan Sri Dato' Sri Mohamad Fuzi Bin Harun.

Sejumlah petugas Interpol Mabes Polri juga diturunkan untuk membantu kelancaran pelaksanaan Pemilu 2019 di tiga tempat tersebut.

Warga juga mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia yang didirikan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) setempat.

Tampak WNI mulai berdatangan ke TPS di Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu mengantre mulai pukul 08.00 waktu setempat untuk menyalurkan hak suaranya yang datang dari berbagai penjuru.

Baca Juga: Tim Gabungan Pelajar Jatim Boyong 5 Penghargaan SEASO 2025 di Malaysia

Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Krishna Djelani mengatakan proses pelaksanaan Pemilu 2019 di wilayah kerjanya berlangsung lancar dan aman.

WNI yang terdaftar pada daftar pemilih tetap (DPT) untuk 26 TPS di Kota Kinabalu sebanyak 11.287 orang yang menggunakan hak pilihnya pada 19 TPS di KJRI Kota Kinabalu dan tujuh TPS di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK).

"Suasana pemungutan suara pada 26 TPS ini tampak berjalan sesuai dengan tahapan Pemilu 2019 sehingga secara umum pelaksanaannya sesuai ketentuan," jelas Krishna Djelani.

Salah seorang WNI yang menyalurkan hak pilihnya pada salah satu TPS di KJRI Kota Kinabalu bernama Mulia mengakui sangat bersyukur dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilu presiden dan wakil presiden pada tahun 2019.

Mulia bersama suaminya bernama Baoding asal Kabupaten Buto, Sulawesi Tenggara ini menilai Pemilu 2019 ini sangat baik karena melibatkan seluruh WNI di Kota Kinabalu.

Baca Juga: Survei Sun Life: Perempuan Indonesia Lebih Aman Secara Finansial

Pada Pemilu 2014, kata dia, tidak menyalurkan hak pilihnya karena tidak tahu menahu akibat sosialisasi yang tidak sampai ke tempat kerjanya.

"Baru kali pemilu kami bersama suami mencoblos. Pemilu sebelumnya tidak mencoblos karena tidak tahu," ujar dia usai menyalurkan hak pilihnya di salah TPS di KJRI Kota Kinabalu.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.