Senin, 27 Jul 2026 18:22 WIB

Jokowi: Infrastruktur dan Dana Desa Kunci Pemerataan

Jokowi-KH Ma'ruf Amin/ foto dokumen
Jokowi-KH Ma'ruf Amin/ foto dokumen

jatimnow.com - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengatakan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah dan dana desa yang disalurkan ke 74.900 desa di Tanah Air merupakan kunci pemerataan ekonomi dan pengurangan kemiskinan.

"Dengan pembangunan infrastruktur di luar Jawa itu akan muncul titik ekonomi baru. Itu salah satu untuk pemerataan dan kita juga punya dana desa kita telah mentransfer sampai 2019 ini Rp 257 triliun dana ke 74.900 desa dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote dan ini untuk pemerataan," kata Jokowi pada debat kelima Pilpres di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Baca Juga: Hasto Tegaskan PDI Perjuangan Bukan Partai Kemarin Sore, Sindir Demokrat?

Terkait dana desa, Jokowi menegaskan bahwa untuk pembangunan di desa-desa tersebut harus menggunakan bahan dan pekerja dari desa bersangkutan sehingga pemerataan dan perputaran uang betul-betul ada di desa itu.

Jokowi sebagai petahana selama pemerintahannya juga sudah melakukan berbagai program untuk pengurangan kemiskinan yaitu melalui Program Keluarga Harapan (PKH) untuk keluarga kurang mampu dengan komponen pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.

PKH merupakan program prioritas nasional yang disebut berperan pada pengurangan kemiskinan hingga satu digit di Tanah Air dan terus menurun dari 9,82 persen pada Maret 2018 menjadi 9,66 persen pada September 2018.

Baca Juga: Golkar Jatim Mantap Usung Airlangga Jadi Capres 2024

"Yang belum mampu kita injeksi agar anak-anak bisa memiliki gizi yang baik, bisa sekolah dan juga Kartu Indonesia Sehat sehingga kalau mereka sakit mereka tidak terbebani dengan biaya rumah sakit serta Kartu Indonesia Pintar sehingga anak-anak bisa sekolah dari SD, SMP sampai SMA dan nanti akan ada KIP Kuliah," ujar Jokowi.

Debat kelima merupakan debat pamungkas yang membahas tentang masalah ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuanganan, investasi dan industri.

Pemilu Presiden 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Baca Juga: Jokowi dan Prabowo Bertemu, Ini Tanggapan Gubernur Khofifah

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.