Sabtu, 06 Jun 2026 11:10 WIB

GP Ansor Apresiasi Pemprov Jatim Cairkan Bosda Madin

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim, Moh Abid Umar atau Gus Abid
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim, Moh Abid Umar atau Gus Abid

jatimnow.com - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur menyatakan akan bersinergis dengan kepemimpinan baru Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim, Moh Abid Umar atau Gus Abid.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

Gus Abid menganggap Khofifah-Emil merupakan pemimpin yang dipilih rakyat Jawa Timur secara demokratis dengan 9 program Nawa Bhakti Satya yang diusung keduanya.

"Kami sudah bertemu Ibu Gubernur dan Pak Wagub di Gedung Negara Grahadi. Bahkan Ibu Gubernur mempersilahkan agar penutupan Rakerwil Ansor Jatim dilaksanakan di Grahadi. Ini tentu sebuah kehormatan bagi kami," ujar Gus Abid yang ditemui di sela Rakerwil GP Ansor Jatim di Hotel Inna Simpang, Rabu (13/3/2019).

Cucu KH Zainuddin Djazuli ini menambahkan, selain latar belakang keduanya (Khofifah dan Emil) adalah kader-kader terbaik Nahdlatul Ulama (NU), nantinya dukungan itu akan diberikan pihaknya secara proporsional dan kritis.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Bu Khofifah itu ibaratnya ibu bagi kita. Masak iya kita gak dukung ibu kita sendiri," imbuhnya.

Alumni Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) ini menjelaskan, program Nawa Bhakti Satya yang diusung Khofifah-Emil adalah program yang bagus dan senafas dengan Jawa Timur sebagai provinsi yang religius. Ia mencontohkan tunjangan bagi hafidz dan hafidzah yang akan diberikan oleh gubernur pada bulan ini.

Total ada sekitar 4.000 penghapal Al Quran yang akan mendapatkan tunjangan sebesar Rp 2 juta per tahun dari Pemprov Jatim. Jumlah itu akan bertambah menjadi 10.000 orang sesuai janji kampanye.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

Mereka tersebar di sejumlah pondok pesantren yang ada di Jawa Timur. Menurut Gus Abid, langkah itu merupakan bentuk perhatian nyata dari gubernur terhadap pendidikan spiritual serta pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

"Saya dengar Bosda Madin (Bantuan Operasional Sekolah Daerah Madrasah Diniyah) juga akan dicairkan bulan ini. Ini membuktikan Ibu Gubernur tidak hanya memperhatikan sekolah umum tapi juga sekolah agama dan pondok pesantren. Ini tentu sebuah kemajuan yang berarti buat Jawa Timur," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.