Senin, 27 Jul 2026 15:29 WIB

Bos kumparan Meminta Maaf

jatimnow.com - Presiden Komisaris kumparan, Budiono Darsono meminta maaf kepada masyarakat yang banyak tergiur telah membuat media online.

"Saya mohon maaf bila saya mbujuki (membohongi)," kelakar Budiono saat merespon banyaknya atau menjamurnya media online di Tanah Air di Hotel Kampi, Jalan Taman Apsari, Surabaya. Rabu (6/2/2019).

Baca Juga: Kongres PWI 2025, Merdeka Institute Tegaskan Pentingnya Rekam Jejak Calon Ketua

Sebab, Budiono selama ini dikenal sebagai pelopor, karena mengaku saat membikin detikcom dengan biaya sedikit. Nampaknya banyak pihak yang terilhami untuk membikin media online di daerah-daerah.

Padahal untuk membikin media online, kata Budiono banyak yang harus dipersiapkan dan menghitung teknologinya, serta kolaborasi, alias tidak gampang.

Jawaban dengan nada guyon itu disampaikan saat menjadi pembicara Rembug Migas dan Media bertema Peluang dan Tantangan Sektor Hulu Migas Indonesia, Prospek Masa Depan Media Massa.

Baca Juga: Gus Fawait: Kritik Membangun Penting dalam Sinergi PWI dan Pemerintah Jember

Bagi pria yang dibesarkan di Bojonegoro, Jawa Timur, pengelola media online diminta tidak terjebak konsentrasi terhadap upaya mencari iklan saja.

"Tahu golek iklan susah kok tetep digoleki (Sudah tahu cari iklan susah masih saja mencari). Bikin media online yang bagus, yang berbeda sehingga menarik minat investor," kata Budiono sembari membocorkan nilai kumparan saat ini menyentuh Rp 1 Triliun.

Baca Juga: Polda Jatim Gandeng Media Massa, Deklarasikan Sinergi Kawal Pilkada di Sidoarjo

Dalam forum yang digelar PWI Jatim menyambut Hari Pers Nasional 2019, bapak dua anak itu banyak membagikan bocoran tentang media Indonesia di masa yang akan datang.

Selain Budiono, pembicara lain yaitu Imawan Mashuri (mantan Ketua Umum ATVLSI), Abdul Rokhim (Pemimpin Redaksi Jawa Pos) dan Errol Jonathan (CEO Suara Surabaya Media).

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.