Rabu, 10 Jun 2026 11:51 WIB

Lemparkan Helm saat Dikejar, Driver Ojek Online Perampas HP Ditembak

Kompol David Triyo Prasojo dan Iptu Zainul Abidin menginterogasi driver ojek online penjambret
Kompol David Triyo Prasojo dan Iptu Zainul Abidin menginterogasi driver ojek online penjambret

jatimnow.com - Meski sempat kabur saat dikejar korban dan polisi, seorang jambret di Surabaya ini akhirnya menyerah. Betapa tidak, pelaku yang merupakan ojek driver online itu akhirnya ditembak kakinya setelah melempar helm untuk menghalangi para pengejarnya.

Driver ojek online pelaku perampasan itu bernama Agus Maulana Salim (23) warga asal Jalan Patimura, Pasuruan. Dia ditembak Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Tegalsari usai merampas HP milik Novia (25) warga Jalan Kartini, Sidoarjo di Jalan Diponegoro, Surabaya sepekan lalu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Setelah merampas HP korban, pelaku kabur ke arah Jalan Bintoro," terang Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo, Senin (28/1/2019).

David menjelaskan, sebelum masuk ke Jalan Bintoro, pelaku dikejar korban yang saat itu dibonceng kekasihnya. Teriakan korban saat mengejar rupanya terdengar TAB Polsek Tegalsari yang saat itu berpatroli di Gereja Ebenezer.

"Tim kami kemudian ikut melakukan pengejaran bersama korban," tambah David.

Sampai di Jalan Bintoro, berbagai cara dilakukan pelaku agar lolos dari pengejaran. Salah satunya melemparkan helm betuliskan salah satu aplikasi ojek online tempatnya bekerja. Helm itu dilempar ke arah korban dan TAB Polsek Tegalsari dengan harapan mereka kesulitan mengejar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Setelah berhasil terkejar dan dihentikan tim kami, pelaku malah menendang tim kami. Dengan tepaksa tindakan tegas terukur (menembak) dilakukan," tegas David.

Alumnus AKPOL tahun 2005 ini menambahkan, setelah ditembak kakinya, pelaku dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Setelah mendapat perawatan, pelaku kembali dikeler ke Jalan Bintoro. Sebab HP Samsung Galaxy J4 milik korban yang ia rampas ternyata dibuang.

"HP hasil rampasan itu ternyata dilempar bersamaan dengan helm pelaku tadi. HP itu dalam keadaan pecah tapi masih berfungsi," beber David.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Semantara, Kanit Reskrim Polsek Tegalsari, Iptu Zainul Abidin menyebut, dalam pemeriksaan pelaku mengaku baru sekali itu menjambret. Alasannya, pelaku membutuhkan uang tambahan untuk biaya bersalin istrinya.

"Masih kami kembangkan kasusnya, apakah benar baru sekali ini melakukan perampasan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.