Kamis, 11 Jun 2026 18:05 WIB

Jalan Raya Gubeng Sisi Barat Mengalami Retak, Ini Penyebabnya

Retakan di Jalan Raya Gubeng sisi barat yang sudah ditambal
Retakan di Jalan Raya Gubeng sisi barat yang sudah ditambal

jatimnow.com - Jalan Raya Gubeng Surabaya sisi barat atau berdekatan dengan galian basement mengalami retak. Hal itu dibenarkan Humas Balai Besar Jalan Nasional Wahyu P Kuswanda.

Wahyu menjelaskan retaknya Jalan Raya Gubeng sisi barat itu akibat reduksi galian basement yang belum sepenuhnya terurug lantaran adanya penggalian barang bukti. Hal itulah yang menyebabkan retakan-retakan di badan aspal.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Iya, akibat ada galian barang bukti yang tidak segera diurug kembali sehingga stabilitas Jalan Raya Gubeng tereduksi. Terbukti aspal jalan sudah mulai retak," beber Wahyu saat dikonfirmasi, Jumat (18/1/2019).

Berdasarkan pantauan jatimnow.com di lokasi, setidaknya ada tiga retakan di Jalan Raya Gubeng sisi barat tersebut. Namun, seluruhnya saat ini telah ditambal dengan aspal untuk menghindari rembesan air.

"Tadi sudah langsung diperbaiki, biar air gak masuk yang malah ngerusak pondasinya, makanya segera kita tutup," kata dia.

Wahyu menambahkan, diirnya telah melaporkan retakan itu ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera menyurati pihak terkait agar temuan itu segera ditindaklanjuti.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Termasuk agar kepolisian segera merekomendasikan pengurugan di galian barang bukti berukuran 5 kali 5 meter di barat jalan tersebut. Pasalnya otoritas menutup galian barang bukti merupakan sepenuhnya pengawasan kepolisian.

"Komite Keselamatan Konstruksi telah melaporkan kepada Menteri PUPR, untuk menutup galian itu. Sudah menulis surat ke NKE. Tapi NKE tidak berani nimbun karena otoritas buka police line di area barang bukti merupakan urusan hukum yang sedang ditangani polda," bebernya.

Sementara itu, Pelaksana Recovery Jalan Gubeng dari PT NKE Yunus saat ditemui di lokasi membenarkan jika di badan Jalan Raya Gubeng sisi barat muncul tiga retakan. Masing-masing retakan melintang sepanjang 50 centimeter dengan lebar retakan 2 milimeter.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Menurutnya, retakan itu muncul disebabkan lubang basement belum sepenuhnya tertutup. Dan retakan itu muncul sejak 3 atau 4 hari yang lalu dan sudah dilakukan perbaikan.

"Bukan ambles, hanya retak saja, khawatirnya dari basement yang belum selesai terurug semua. Kalaupun diperbaiki hanya untuk nutup aspal agar air hujan tidak masuk ke dalam tanah di bawah pengerasan aspal," sambung Yunus.

Jalan Raya Gubeng sisi timur masih dilalui kendaraan seperti biasa. Sedangkan sisi barat, masih tetap tertutup seperti semula.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.