Senin, 27 Jul 2026 00:56 WIB

Pengusaha Suriah Jajaki Bangun Pabrik di Indonesia

  • Penulis : LKBN Antara
  • | Selasa, 15 Jan 2019 16:56 WIB
Ilustrasi uang
Ilustrasi uang

jatimnow.com - Keinginan pengusaha asal Suriah yang tergabung dalam Arrasyid for Industry and Trade Group untuk membangun pabrik di Indonesia mendapat sambutan hangat.

Para pebisnis Suriah itu menunjukkan ketertarikan berinvestasi di Indonesia saat bertemu dengan Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzi di Kairo, Mesir. Demikian keterangan tertulis dari KBRI Kairo yang diterima di Jakarta.

Baca Juga: Musim Sekolah Dongkrak Gadai Emas BSI Region Office VIII Surabaya

Helmy Fauzi menyambut baik rencana pembuatan pabrik perlengkapan kamar mandi di Indonesia. Menurut Helmy, iklim investasi Indonesia di era pemerintahan Joko Widodo terus menunjukkan tren positif.

"Penilaian lembaga-lembaga internasional yang kredibel menujukkan rating kemudahan berbisnis di Indonesia terus meningkat," kata Helmy Fauzi, Selasa (15/1/2019).

 Lebih lanjut, Dubes Helmy menyarankan agar para pebisnis untuk menjajaki juga peluang kerja sama dengan para mitra lokal di Indonesia. Dengan demikian, barang yang saat ini sudah diproduksi dapat mulai dijajakan di pasar Indonesia.

"Sebelum membangun pabrik, ada baiknya untuk diawali hubungan dagang dengan mitra lokal. Jadi, produk-produknya sudah lebih dulu beredar di pasaran," ujarnya.

"Kami berencana membangun pabrik di sana (Indonesia)," kata pebisnis Mohammed Alfarra saat berbincang dengan Dubes Helmy.

Alfarra menjelaskan bahwa bisnisnya saat ini berkecimpung dalam pembuatan perlengkapan kamar mandi dengan merek "Clever", dan produk yang dibuat antara lain keran air dan bathtub.

Tidak hanya di Mesir, produk yang memiliki merek dagang "Clever" itu juga merambah pasar Irak, Armenia, Nigeria dan negara-negara kawasan mediterania dan Timur Tengah.

"Kami ingin melakukan ekspansi pasar ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia," kata Alfarra.

Baca Juga: Mengapa Pinjaman Sebaiknya Digunakan untuk Kebutuhan Terukur

Dalam kesempatan tersebut, Alfarra mengajak serta Dubes Helmy mengunjungi salah satu showroom dan pabrik pembuatan perlengkapan kamar mandi di Kawasan 6 Oktober, Kairo.

Alfarra menjelaskan pihaknya sudah mengamati pasar perlengkapan kamar mandi di Indonesia. Pihaknya meyakini mampu berkompetisi dengan produk-produk yang selama ini sudah beredar di pasar Indonesia.

"Sekalipun berorientasi ekspor ke negara tetangga di Asia Tenggara, kami juga harus memastikan ada tempat di pasar domestik Indonesia," ucapnya.

Alfarra menyebutkan bahwa pada pertengahan Oktober 2018 dia telah menyambangi Batam dan Kepulauan Karimun untuk menjajaki kemungkinan pendirian pabrik di sana.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan BP Batam di Kairo pada awal Oktober tahun lalu.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Kami sudah melihat beberapa lokasi potensial, karena itu kami butuh juga masukan dari Dubes Indonesia di Kairo," katanya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.