Kamis, 11 Jun 2026 12:02 WIB

Proyek Penyebab Jalan Raya Gubeng Ambles Disetop, Basement Diurug

Lokasi proyek yang berangsur-angsur diurug/ Foto: Fahrizal Tito-jatimnow.com
Lokasi proyek yang berangsur-angsur diurug/ Foto: Fahrizal Tito-jatimnow.com

jatimnow.com - Proyek basement milik PT Saputra Karya di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, akhirnya diurug. Proyek yang dikerjakan kontraktorn PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) ini sempat menjadi sorotan nasional karena menyebabkan Jalan Raya Gubeng ambles menyerupai jurang pertengahan Desember 2018 lalu.

Pantauan jatimnow.com, Senin (7/1/2019) sore, proses pengurugan masih berlangsung. Separuh lokasi calon basement sudah tertimbun tanah. Hanya di bagian selatan masih terlihat belum sepenuhnya diurug.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Pemkot Surabaya memastikan bahwa sudah mencabut izin pembangunan proyek basement tersebut. Dengan dicabutkan izin proyek basement tersebut, jika PT NKE ingin melanjutkan kembali pembangunan basemen, maka harus mengulang pengajuan perizinan proyek dari awal.

"Proyek basement-nya sudah diuruk semua, tanahnya dikembalikan ke posisi awal. Jadi kalau mau membangun lagi maka kontraktotnya harus mengurus izin sejak awal, mulai dari nol," tegas Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Senin (7/1/2019).

Tim Mitigasi Kelongsoran Jalan Raya Gubeng dari Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) VIII merekomendasikan agar lubang proyek basement ditimbun demi keamanan.

 

Humas BBPJN VIII Wahyu P Kuswanda mengatakan juga mengeluarkan surat rekomendasi BBPJN VIII yang telah ditandatangani oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hasil rekomendasi itu dilakukan agar kerusakan tanah dan bangunan tidak merambat ke sisi lainnya.

Maka tim mitigasi merekomendasikan galian basement proyek diuruk kembali untuk mengembalikan muka air tanah, mengembalikan pergerakan tanah disekeliling galian.

"Bila proyek mau dikerjakan kembali, harus perizinan dimulai dari awal agar dampaknya tidak meluas. Bila dilanjutkan harus dari awal perizinan," kata Wahyu P Kuswanda, Jumat (28/12/2018).

Ia memaparkan berdasarkan hasil investigasi mitigasi mendapati bahwa longsornya jalan ini sebab pastinya akibat dinding penahan lubang galian proyek basement yang bocor karena air di dalam tanah.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Lubang galian basement memicu air tanah ke sana dan akibat dinding tanah bocor jadi ada aliran masuk ke dalam galian. Terjadi penurunan muka air tanah," jelasnya.

 

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.