Senin, 27 Jul 2026 22:29 WIB

Proyek Penyebab Jalan Raya Gubeng Ambles Disetop, Basement Diurug

Lokasi proyek yang berangsur-angsur diurug/ Foto: Fahrizal Tito-jatimnow.com
Lokasi proyek yang berangsur-angsur diurug/ Foto: Fahrizal Tito-jatimnow.com

jatimnow.com - Proyek basement milik PT Saputra Karya di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, akhirnya diurug. Proyek yang dikerjakan kontraktorn PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) ini sempat menjadi sorotan nasional karena menyebabkan Jalan Raya Gubeng ambles menyerupai jurang pertengahan Desember 2018 lalu.

Pantauan jatimnow.com, Senin (7/1/2019) sore, proses pengurugan masih berlangsung. Separuh lokasi calon basement sudah tertimbun tanah. Hanya di bagian selatan masih terlihat belum sepenuhnya diurug.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Pemkot Surabaya memastikan bahwa sudah mencabut izin pembangunan proyek basement tersebut. Dengan dicabutkan izin proyek basement tersebut, jika PT NKE ingin melanjutkan kembali pembangunan basemen, maka harus mengulang pengajuan perizinan proyek dari awal.

"Proyek basement-nya sudah diuruk semua, tanahnya dikembalikan ke posisi awal. Jadi kalau mau membangun lagi maka kontraktotnya harus mengurus izin sejak awal, mulai dari nol," tegas Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Senin (7/1/2019).

Tim Mitigasi Kelongsoran Jalan Raya Gubeng dari Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) VIII merekomendasikan agar lubang proyek basement ditimbun demi keamanan.

 

Humas BBPJN VIII Wahyu P Kuswanda mengatakan juga mengeluarkan surat rekomendasi BBPJN VIII yang telah ditandatangani oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Hasil rekomendasi itu dilakukan agar kerusakan tanah dan bangunan tidak merambat ke sisi lainnya.

Maka tim mitigasi merekomendasikan galian basement proyek diuruk kembali untuk mengembalikan muka air tanah, mengembalikan pergerakan tanah disekeliling galian.

"Bila proyek mau dikerjakan kembali, harus perizinan dimulai dari awal agar dampaknya tidak meluas. Bila dilanjutkan harus dari awal perizinan," kata Wahyu P Kuswanda, Jumat (28/12/2018).

Ia memaparkan berdasarkan hasil investigasi mitigasi mendapati bahwa longsornya jalan ini sebab pastinya akibat dinding penahan lubang galian proyek basement yang bocor karena air di dalam tanah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Lubang galian basement memicu air tanah ke sana dan akibat dinding tanah bocor jadi ada aliran masuk ke dalam galian. Terjadi penurunan muka air tanah," jelasnya.

 

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.