Senin, 08 Jun 2026 00:22 WIB

Rel Trem Itu Terkubur (Lagi) di Jalan Raya Gubeng

Foto-foto: Ida Sufaidah for jatimnow.com
Foto-foto: Ida Sufaidah for jatimnow.com

jatimnow.com - Jalan Raya Gubeng, Surabaya, sudah kembali diaspal, mulus. Untuk menambal amblesnya jalan, menghabiskan sirtu sebanyak 1.000 truk.

Proses recovery amblesnya tanah yang diduga imbas proyek gedung PT Saputra Karya ini memakan waktu tujuh hari. Selama proses itu lah, rel trem peninggalan jaman Belanda diketahui. Rel itu menyeruak di balik aspal yang hancur karena ambles.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Redaksi jatimnow.com menerima foto-foto penampakan rel trem di Jalan Raya Gubeng. Kini, seiring selesainya recovery, rel trem itu kembali 'tenang' terkubur 20 ribu kubik sirtu.

 

Data yang diperoleh dari wikipedia, jalur trem lintas Surabaya melewati perkotaan Surabaya. Jalur ini dahulu dioperasikan oleh Oost-Java Stoomtram Maatschappij (OJS) serta merupakan satu-satunya jalur trem yang tersisa milik OJS pasca-kemerdekaan.

Trem ini resmi beroperasi pada tanggal 15 Mei 1923. Jalur utamanya juga dirombak total, jalur yang sebelumnya melewati tepian Sungai Kalimas akhirnya dialihkan melalui tengah kota, melewati Pasar Turi dan Sawahan serta mengikuti jalan protokol tengah kota, Jalan Diponegoro.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Lintas lainnya adalah Simpang–Wonokromo, Simpang–Gubeng, Tunjungan–Sawahan, serta Simpang–Kalimas. Selain itu, untuk mendukung pemeliharaan operasi dibangun pula dipo trem dan pembangkit listrik di Sawahan.

Awalnya, semua jalur trem OJS adalah trem uap. Pada tahun 1911, untuk mempersiapkan trem listrik, OJS memperluas jaringannya hingga hampir seluruh Kota Surabaya terhubung dengan jalur kereta api sehingga pada tahun 1924 seluruh jalur trem Surabaya merupakan trem listrik.

 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.