Selasa, 28 Jul 2026 01:23 WIB

Setelah Mulus Diaspal, Marka di Jalan Raya Gubeng?

Petugas Dishub memberi marka di atas Jalan Raya Gubeng
Petugas Dishub memberi marka di atas Jalan Raya Gubeng

jatimnow.com - Pemkot Surabaya berupaya menyempurnakan kondisi Jalan Raya Gubeng sebelum dapat digunakan oleh masyarakat.

Usai dilakukan pengaspalan di Jalan Raya Gubeng, kali ini pihak Dinas Perhubungan (Dishub) kota Surabaya mulai mengerjakan pemasangan marka jalan, Kamis (27/12/2018).

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

Kadishub kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan bahwa pengerjaan marka demi kelayakan jalan dan keselamatan pengendara. Jalan Raya Gubeng nanti juga akan segera dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

"Tentang kelayakan jalan atau keselamatan jalan bersama dengan Dinas PU secara paralel kita melakukan pengaspalan, pemasangan box culvert, pemasangan pembatas, juga nanti pasang rambu-rambu dan markah, dan juga PJU-PJU di sini. Jadi diharapkan jalan ini secara kelaikan bisa dipertahankan," kata Irvan.

Menurutnya, terdapat faktor-faktor lain yang dijadikan indikator kelayakan Jalan Raya Gubeng. Ia pun berharap faktor-faktor ini dapat terpenuhi dengan baik.

"Secara teknis jalan ini pembebanannya memenuhi syarat, kemudian rambu, marka, batas pendukung, PJU, dan sebagainya. Untuk pembebanan nanti lihat uji cobanya," lanjutnya.

Irvan menyampaikan, utilitas pelengkap jalan seperti marka dan rambu lalu lintas wajib ada pada jalan besar tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

"Kalau uji cobanya nanti urusan PU. Kalau dari Dishub pokoknya rambu marka terpenuhi," ungkapnya.

Irvan mengaku belum dapat memperkirakan kapan jalan ini dapat kembali difungsikan kembali. Harapannya pemulihan jalan ini dianggap layak oleh Tim Komite Keselamatan Jalan agar dapat segera dibuka.

"Nanti tunggu rapat di Balai Besar Pembangunan Jalan VIII. Tim Komite Keselamatan Jalan nanti yang akan menilai apakah layak dibuka. Minimal yang timur ini bisa dimanfaatkan," tutupnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Fasilitasi 2.700 Stan Kosong untuk Pedagang Pasar Tumpah

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.