Selasa, 28 Jul 2026 01:37 WIB

Pernyataan Berbeda Wawali Surabaya Sikapi Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Jalan Ambles di Raya Gubeng/ Foto: Fulki Fuhan
Jalan Ambles di Raya Gubeng/ Foto: Fulki Fuhan

jatimnow.com - Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya Whisnu Sakti Buana melontarkan dua pernyataan berbeda menyikapi amblesnya Jalan Raya Gubeng.

Pernyataan pertama dilontarkan saat meninjau lokasi pada Selasa (18/12/2018) malam hingga Rabu (19/12/2018) dini hari. Whisnu mengatakan bahwa penyebab jalan ambles dikarenakan kesalahan kontruksi proyek perluasan RS Siloam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Gedung (proyek pembangunan) yang ada di sebelah kiri saya ini. Jadi itu karena pondasinya mungkin," ujar Whisnu kepada wartawan saat berada di lokasi jalan ambles, Rabu (19/12/2018) dini hari.

Baca juga: Ini Penjelasan Amblesnya Jalan Raya Gubeng Hingga Membentuk Jurang

Bahkan, Whisnu menyebutkan bahwa Pemkot Surabaya, melalui Dinas Pekerjaan Umum telah mengingatkan kontraktor pelaksana terkait konstruksi pondasi proyek tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Dari awal dia (pemilik) sudah diingatkan oleh PU (Dinas PU) juga, Karena kondisi bariernya untuk di jalan itu tidak kuat. Dan dia ketarik, ambrol. Makanya itu ada putusan pondasi," tambahnya.

Sementara, dikonfirmasi usai pertemuan tertutup dengan pihak RS Siloam, Whisnu melontarkan pernyataan berbeda dari sebelumnya. Whisnu Sakti Buana mengaku bahwa saat ini pihaknya belum bisa menentukan penyebab Jalan Raya Gubeng yang ambles.

"Kita masih belum bisa menyimpulkan ini murni kesalahannya," ujar Whisnu saat dikonfirmasi usai pertemuan dengan pihak RS Siloam, Rabu (19/12/2018) sekitar pukul 12.30 Wib.

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

Whisnu mengaku bahwa penentuan penyebab jalan ambles tersebut perlu diteliti oleh pihak berwenang termasuk tim ahli yang bisa menjabarkan secara teori.

"Tim ahli dan tim labfor yang akan turun meneliti persis secara teoritis dan pelaksanaanya," pungkas Whisnu.






Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.