Rabu, 10 Jun 2026 23:20 WIB

Dokter Spesialis di Ponorogo Kurang

Direktur RSUD Dr Harjono dr Made Jeren SpTHT.
Direktur RSUD Dr Harjono dr Made Jeren SpTHT.

jatimnow.com – Selain kekurangan dokter umum, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo juga kekurangan dokter spesialis. Ini menyusul lowongan CPNS yang dibuka Pemkab Ponorogo untuk dokter spesialis tidak ada peminatnya.

Tidak hanya ancaman kian nyata seiring sejumlah dokter spesialis segera memasuki masa pensiun. "Kondisi di hampir seluruh rumah sakit, banyak posisi dokter spesialis yang kosong. Kami pun susah mendapatkan dokter (spesialis) itu," kata Direktur RSUD Dr Harjono dr Made Jeren SpTHT, Selasa (18/12/2018).

Baca Juga: Wisata Medis Malaysia Kian Diminati, 20 RS Hadir di Surabaya

Made mengutarakan persoalan regenerasi yang membelit rumah sakit pelat merah tersebut. Sejumlah posisi dokter spesialis rupanya tak memenuhi standar. Paling miris diantaranya posisi dokter spesialis jantung, rehabilitasi medik (fisioterapis), paru-paru, dan mata.

Masing-masing hanya diisi seorang dokter spesialis. Mereka harus seorang diri melayani seluruh pasien yang berharap mendapat pelayanan memadai di rumah sakit tersebut. Parahnya, sejumlah dokter spesialis itu diambang masa pensiun.

"Dokter spesialis mata kami hanya punya satu, itu pun tenaga kontrak. Dan dia mau direkrut rumah sakit lain. Kalau diterima, ya Januari nanti harus cabut," keluh Made.

Menurutnya, persoalan yang membelit RSUD Dr Harjono terjadi sebagai imbas kondisi nasional. Apalagi, delapan tahun terakhir tidak ada penerimaan CPNS dokter spesialis.

"Delapan tahun tidak ada penerimaan. Tahun ini ada penerimaan juga tidak ada yang mendaftar. Kemungkinan beberapa lulusan dokter spesialis lebih memilih mendaftar di rumah sakit besar. Atau jika tidak, mereka diikat dengan disekolahkan. Seperti di luar Jawa," papar Made.

Ia menegaskan ada beberapa solusi. Yakni menyekolahkan dokter umum menjadi dokter spesialis. Namun sampai saat ini, Pemkab belum rampung mengkaji opsi itu. "Masih wacana," katanya.

Baca Juga: Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya, 1 Pasien Dilaporkan Tewas

Diberitakan sebelumnya, keberadaan dokter umum di Ponorogo masih jauh dari kata ideal. Ada sejumlah puskesmas yang hanya memiliki 1 dokter umum, ada pula yang memiliki dokter umum dengan status kontrak.

Data yang dikantongi jatimnow.com, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo menaungi 39 dokter umum. Mereka dipekerjakan di 31 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Dari 39 orang, 30 dokter diantaranya sudah berstatus PNS. Sisanya tenaga kontrak.

 

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

 

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.