Senin, 27 Jul 2026 05:03 WIB

Tren Diet Bagi Remaja Putri Pemicu Terjadinya Stunting?

Deklarasi Pencegahan Stunting di kantor Gubernur Jatim.
Deklarasi Pencegahan Stunting di kantor Gubernur Jatim.

jatimnow.com - Istri Gubernur Jatim Nina Soekarwo dalam Deklarasi Pencegahan Stunting, menyampaikan bagi remaja perempuan yang sedang diet untuk tetap memperhatikan pola makan dan asupan gizi.

Pasalnya hal tersebut akan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan saat menjadi ibu rumah tangga nantinya. Nina mengatakan, jika saat ini terdapat banyak remaja yang ingin terlihat kurus namun tak memperhatikan asupan gizinya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

"Ada tren bahwa remaja menganggap kurus itu cantik. Akhirnya mereka kurang darah, disitulah awal dari sisi kehamilan yang tidak sehat kalau nanti dia jadi ibu rumah tangga. Ini yang harus disosialisasikan untuk mencegah stunting," kata Budhe Karwo saat Deklarasi Pencegahan Stunting di Kantor Gubernur Jatim, Jumat (14/12/2018).

Untuk mencegah terjadinya hal itu maka dia memberikan sosialisasi dan pengetahuan kepada remaja terkait pentingnya me minum obat tambah darah. Selain itu juga membuat program Posyandu dan Dasawisma bagi anak-anak dan ibu rumah tangga.

"Ini kenapa kita memberikan obat tambah darah pada remaja, karena mereka punya tren kurus itu sehat, jangan sampai diet gizi kurang, darah kurang akhirnya saat mengandung janinnya tidak sehat," lanjut Budhe Karwo.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jatim Kohar Heri Santoso berpesan kepada remaja putri agar lebih memperhatikan asupan gizi dalam makanannya. Tak hanya karbohidrat saja, namun banyak hal lain yang harus dipenuhi seperti protein, vitamin, mineral, hingga lemak.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

"Untuk remaja putri lebih memperhatikan jenis makanannya, jangan cuma karbohidrat saja, tapi protein, mineral, vitamin harus diberikan. Oleh karenanya adik-adik remaja putri itu juga tolong hemoglobinnya juga diperhatikan, jangan lupa untuk minum tablet penambah darah," pesan Kohar.

Langkah konkret yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jatim untuk menekan angka stunting yaitu salah satunya dengan peneguhan komitmen para Bupati/ Wali Kota.

"Harapannya setelah itu bisa menggerakkan seluruh stakeholder terkait, para kepala dinas terkait, untuk menggerakkan dan juga disosialisasikan kepada masyarakat dan juga membantu masyarakat yang memang kondisinya itu bisa menyebabkan stunting," harapnya.

Baca Juga: Pemprov Jatim Luncurkan Kamar Mewah di RSSA Malang, Dihargai Rp 1 Juta per Malam

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.