Cerita 2 Pemain Asing Arema FC, Terpaksa Tinggalkan Klub karena Cedera Parah

Reporter : Yanuar D
Gildson Pablo de Oliveira Silva, pemain asing Arema FC. (Foto: Arema FC/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gildson Pablo de Oliveira Silva dan resmi meninggalkan Arema FC, menyusul Dalberto Luan Belo. Mereka terpaksa pergi karena cedera parah yang membekapnya.

Gildson Pablo de Oliveira Silva memiliki cerita yang kuat bersama tim ini. Selama dua musim berseragam Arema FC, gelandang asal Brasil itu bukan hanya berperan sebagai pengatur tempo permainan, tetapi juga menjadi simbol keteguhan dalam menghadapi cobaan berat akibat cedera.

Baca juga: Madura United Cuci Gudang, 10 Pemain Dilepas

Pada musim pertamanya, Pablo tampil impresif dengan mencatatkan 27 penampilan dan menyumbangkan tiga gol. Kehadirannya memberikan keseimbangan di lini tengah, baik saat membantu serangan maupun mengawal pertahanan.

Namun, musim berikutnya tidak berjalan sesuai harapan. Cedera membuatnya harus menepi cukup lama sebelum akhirnya kembali memperkuat Arema FC pada putaran kedua kompetisi pada Januari 2026.

Sayangnya, nasib kurang beruntung kembali menghampiri. Cedera serius pada ligamen lutut, yakni MCL dan ACL, memaksanya pulang ke Brasil untuk menjalani operasi serta proses pemulihan lanjutan.

"Dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi luar biasa yang telah diberikan selama dua musim bersama Arema FC tidak hanya terlihat dari penampilannya di atas lapangan, tetapi juga melalui semangat dan keteguhannya dalam menghadapi masa-masa sulit akibat cedera," ujar General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.

"Pablo telah menunjukkan arti sesungguhnya dari perjuangan seorang profesional. Kami percaya dengan karakter dan mentalitas yang dimilikinya, ia mampu bangkit kembali," lanjutnya.

Baca juga: Arema FC Perpanjang Kontrak Marcos Santos dan Andre Caldas, Ini Alasannya

Di sisi lain, Luiz Gustavo Tavares Conde memang hanya menghabiskan satu musim bersama Arema FC. Meski singkat, bek asal Brasil tersebut mampu meninggalkan kesan mendalam.

Didatangkan pada Agustus 2025, Luiz Gustavo langsung menjadi pilihan utama di jantung pertahanan. Kehadirannya memberikan stabilitas bagi lini belakang Arema FC sepanjang putaran pertama kompetisi.

Ia mencatatkan 17 penampilan sebelum cedera ACL menghentikan langkahnya. Pada Januari 2026, Luiz Gustavo harus kembali ke Brasil untuk menjalani operasi dan menjalani masa pemulihan hingga akhir musim.

Kepergiannya menjadi kehilangan tersendiri bagi Singo Edan yang saat itu tengah berupaya menjaga konsistensi performa di kompetisi.

Baca juga: Persija Jakarta Bakal Tampil dengan Kekuatan Penuh saat Lawan Persik Kediri

"Dalam waktu yang relatif singkat, ia mampu menunjukkan kualitas serta memberikan pengaruh positif bagi tim, khususnya dalam memperkuat lini pertahanan pada putaran pertama kompetisi," kata Yusrinal.

"Kami mendoakan agar proses pemulihannya berjalan lancar, dapat kembali ke performa terbaiknya, serta meraih kesuksesan bersama klub barunya nanti. Terima kasih telah menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC," pungkasnya.

Perpisahan dengan Pablo dan Luiz Gustavo menandai berakhirnya sebuah perjalanan. Namun dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang mereka berikan akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Arema FC, sekaligus meninggalkan warisan yang akan dikenang oleh Aremania untuk waktu yang lama.

Editor : Yanuar D

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru