Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Reporter : Ni'am Kurniawan
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad remaja asal Sragen yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Ngawi. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Operasi pencarian terhadap MR (14), remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, akhirnya membuahkan hasil. Pelajar asal Desa Mlale, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sore.

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Baca juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H., menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara intensif dengan membagi area ke sejumlah sektor guna memperluas cakupan.

“Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian melalui penyisiran permukaan air dan manuver perahu karet untuk memaksimalkan proses pencarian, hingga akhirnya korban berhasil ditemukan dan dievakuasi sore ini,” jelas Nanang.

Sesaat setelah dievakuasi dari sungai, jenazah korban langsung dibawa menuju RSUD Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Insiden nahas yang menimpa korban bermula pada Kamis (11/6/2026). Berdasarkan informasi saksi di lokasi kejadian, korban bersama sembilan orang temannya sedang asyik mandi di sungai sejak pukul 12.00 WIB.

Nahas, selang dua setengah jam kemudian atau sekitar pukul 14.30 WIB, korban diduga terseret arus, tenggelam, dan tidak kembali muncul ke permukaan air.

Menindaklanjuti laporan warga terkait orang tenggelam, Kantor SAR Kelas A Surabaya segera menerjunkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Bojonegoro ke lokasi kejadian.

Baca juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue

Menyusul ditemukannya jasad korban, operasi SAR di Sungai Bengawan Solo wilayah Mantingan resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh personel gabungan langsung ditarik kembali ke kesatuannya masing-masing.

"Kami mengapresiasi kerja keras dan sinergi yang baik dari seluruh unsur SAR, relawan, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh selama proses pencarian berlangsung," pungkasnya.

Editor : Dadang Kurnia

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru