Prajurit Yonif 3 Marinir Asah Ketepatan Menembak Malam di Surabaya

Reporter : Ali Masduki
Yonif 3 Marinir menggelar latihan menembak malam, uji sniper, dan senjata mesin sedang. (Foto: Ainul Yakin for jatimnow.com)

jatimnow.com - Prajurit Batalyon Infanteri 3 Marinir (Yonif 3 Marinir) menggelar latihan menembak malam, uji akurasi sniper, dan pengoperasian Senjata Mesin Sedang (SMS) di Lapangan Tembak F.X. Supramono, Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, Karangpilang, Surabaya, Kamis (4/6/2026).

Latihan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemampuan tempur untuk menjaga kesiapan operasional satuan sekaligus meningkatkan kemampuan prajurit menghadapi berbagai skenario penugasan.

Baca juga: Siaga Operasi Militer, Intip Latihan Taktis Yonif 3 Marinir di Sidoarjo

Dalam latihan yang berlangsung hingga malam hari tersebut, para personel pengawak senjata bantuan regu dan penembak runduk diuji kemampuannya menembak sasaran secara cepat dan akurat dalam kondisi minim cahaya.

Kemampuan bertempur pada malam hari menjadi salah satu aspek penting dalam operasi militer karena menuntut konsentrasi tinggi, penguasaan medan, serta ketepatan dalam mengambil keputusan dan mengeksekusi sasaran.

Komandan Yonif 3 Marinir, Letkol Marinir Iskandar Muda, mengatakan latihan tersebut bertujuan memastikan seluruh prajurit tetap berada dalam kondisi siap tempur.

Baca juga: Aksi Serangan Kilat Brigif 2 Marinir Lumpuhkan Musuh di Karangpilang

“Latihan ini sangat penting untuk memastikan seluruh prajurit memiliki kesiapsiagaan tempur yang tinggi. Kami harus selalu siap menghadapi berbagai dinamika penugasan dan tantangan pada masa mendatang, kapan pun dan dalam kondisi apa pun,” kata Iskandar Muda.

Menurutnya, kemampuan menembak malam hari dan penguasaan senjata bantuan merupakan keterampilan dasar yang harus terus dipelihara dan ditingkatkan oleh setiap prajurit.

Baca juga: Marinir Gelar Baksos di Bromo, Warga Tengger Terbantu

Melalui latihan tersebut, Yonif 3 Marinir berupaya mempertahankan standar profesionalisme prajurit sekaligus memastikan kesiapan satuan dalam menghadapi tugas operasi yang semakin kompleks.

Dengan kemampuan yang terus diasah, prajurit berjuluk “Hiu Petarung” diharapkan mampu menjalankan setiap penugasan secara efektif di berbagai kondisi medan dan waktu.

Editor : Ali Masduki

Tretan JatimNow
Berita Terpopuler
Berita Terbaru